bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    05:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Budidaya King Kobia, Primadona Baru Komoditas Ikan Laut Yang Menguntungkan


dee maz,    30 Desember 2019,    11:02 WIB

Budidaya King Kobia, Primadona Baru Komoditas Ikan Laut Yang Menguntungkan

Lampung – MediaIndonesiaNews : Budidaya komoditas ikan King Kobia (Rachycentron canadum) yang telah diluncurkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terbukti memberikan manfaat lebih bagi pembudidaya khususnya pembudidaya komoditas ikan laut.


Pertumbuhan yang jauh lebih cepat dibanding komoditas laut lain menjadi keunggulan yang paling dirasakan oleh pembudidaya. Saat ikan laut lain baru mencapai berat 1 – 2,5 kg, King Kobia dapat tumbuh mencapai berat 4-6 kg setahun.

King Kobia merupakan komoditas budidaya yang berpotensi tinggi untuk menjadi andalan di masa depan. Konsistensi dan kerja keras Balai Besar Perikanan Budidaya Laut (BBPBL) Lampung telah berhasil membuat rangkaian teknologi budidaya King Kobia mulai dari tahap reproduksi, pemeliharaan larva dan benih, sistem budidaya bahkan hingga pembuatan pakan khusus King Kobia.

King Kobia merupakan komoditas yang sudah cukup lama berhasil dibudidayakan oleh KKP, namun masih belum mencuat di masyarakat pembudidaya.


Ikan ini memiliki potensi untuk menjadi ikon budidaya yang baru karena memiliki pangsa pasar yang luas baik domestik maupun internasional.

Dengan daging ikan yang putih, King Kobia masuk ke dalam jenis daging yang digemari oleh dunia. 

Jenis ikan ini cocok untuk dibuat berbagai macam olahan seperti sashimi, baso, nugget ataupun dimasak dengan citarasa Indonesia seperti dipindang atau digoreng.

Untuk pasar ekspor yang berpotensi  adalah Hongkong, Taiwan, Jepang, Australia, Eropa, dan negara lainnya dalam bentuk ikan beku, fillet, dan, olahan lainnya.

Dengan adanya permintaan pasar, baik untuk pengolahan ataupun ekspor, pembudidaya tidak perlu ragu untuk berbudidaya King Kobia, tentunya dengan melalui tahapan cara budidaya ikan yang baik dan tersertifikasi penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik(CPIB) dan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB). Dengan demikian, ke depan King Kobia diharapkan dapat masuk ke jajaran 12 besar ikan komersial di Indonesia.

Adalah Suhadi, salah seorang pembudidaya King Kobia dari Desa Durian Kabupaten Pesawaran Lampung yang turut merasakan kemudahan dalam memelihara King Kobia.

Ia menyatakan bahwa pemeliharaan dan perawatan King Kobia jauh lebih mudah tidak sesulit komoditas ikan laut yang lain.

“Selain pemeliharaan yang mudah, tingkat pertumbuhan King Kobia juga jauh lebih cepat dibandingkan dengan ikan laut yang lain. Sebagai perbandingan, untuk pemeliharaan King Kobia selama 5 bulan sudah bisa tumbuh hingga mencapai hampir 2 Kg, sedangkan untuk ikan laut lain dengan tempo yang sama baru tumbuh mencapai ½ Kg” tutur Suhadi.

Suhadi menambahkan “Penanganan penyakit pada pemeliharaan King Kobia pun juga lebih sederhana. Ikan yang sakit dapat langsung diambil dan diobati serta dikembalikan lagi setelah pulih dalam waktu 1 minggu tanpa harus melalui tahap karantina.”

Suhadi berharap ketersediaan benih dan kepastian pasar dapat terus dijaga.

“Kami dari kelompok pembudidaya di Kampung Kobia siap untuk memastikan keberlanjutan usaha budidaya King Kobia di masyarakat” tutup Suhadi.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS