bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    07:00 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

ADVERTORIAL
 


Kemenperin Bina 250 Santri Di Banten Jadi Wirausaha Industri Baru


dee maz,    18 Februari 2020,    16:39 WIB

Kemenperin Bina 250 Santri Di Banten Jadi Wirausaha Industri Baru

Banten – MINews : Kementerian Perindustrian (Kemenperin) konsisten untuk terus menumbuhkan wirausaha industri baru dari lingkungan pondok pesantren melalui program Santripreneur. Langkah strategis ini sejalan dengan upaya pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) di dalam negeri sekaligus penerapan program prioritas pada peta jalan Making Indonesia 4.0.


“Kami juga ingin mengambil peluang adanya momentum bonus demografi yang sedang dinikmati Indonesia, sehingga generasi muda kita bisa berindustri dan berkreasi dengan bekal kompetensi dan inovasi melalui berbagai program pelatihan yang kami berikan,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih di ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (18/2).

Oleh karena itu, pada tahun ini, dimulai kembali pelaksanaan bimbingan teknis serta fasilitasi mesin dan peralatan kepada pondok pesantren. “Program perdana tahun 2020 diikuti oleh 250 santri, terdiri dari tiga ponpes di wilayah Banten, yakni Ponpes Madinatunnajah, Ponpes Al Fathaniyah dan Ponpes Riyadlul Jannah,” ungkap Gati.

Menurut Dirjen IKMA, ketiga ponpes itu telah mengajukan proposal sesuai kebutuhannya masing-masing, seperti program Bimtek Wirausaha IKM Pengolahan Roti untuk Ponpes Maditunnajah dan Ponpes Al-Fathaniyah, serta Bimtek dan Fasilitasi Mesin/ Peralatan Perbengkelan Roda Dua di Ponpes Riyadlul Jannah.


“Kami terus menjalankan pogram ini untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuh kembangkan semangat kewirausahaan di kalangan santri maupun alumni santri,” jelasnya.

Bahkan, dalam kegiatan bimtek tersebut, dihadirkan narasumber dari Amazon Web Service (AWS) dan IdEA yang memberikan wawasan tentang perkembangan cloud computing dan digital marketing, yang merupakan bagian dari penopang teknologi industri 4.0.

“Di era teknologi informasi saat ini, cloud computing telah tersedia di sekitar kita. Kami berharap, awareness kita untuk memanfaatkan berbagai fitur dari cloud computing tersebut dapat membawa keuntungan,” paparnya.

Gati menambahkan, wirausaha memegang peranan penting dalam menyokong pertumbuhan ekonomi nasional, mulai dari menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan nasional, menciptakan nilai tambah barang dan jasa, mengurangi kesenjangan ekonomi dan sosial, serta terciptanya masyarakat adil dan makmur.

Berdasarkan data Global Entrepreneurship Index 2018, Indonesia saat ini berada di peringkat ke-94 dalam hal kewirausahaan diantara 137 negara atau menempatiposisike16 diantara negara-negara Asia Pasifik.

Sejak tahun 2013, Ditjen IKMA telah membina sebanyak 46 pondok pesantren dengan melibatkan lebih dari 8.628 santrimelaluiprogram pelatihan produksi dan motivasi kewirausahaan. Cakupan ruang lingkup pembinaannya, antara lain pelatihan produksi dan bantuan mesin/peralatan di bidang olahan pangan dan minuman seperti roti dan kopi.

Selanjutnya, perbengkelan roda dua, kerajinan boneka dan kain perca, konveksi busana muslim dan seragam, daur ulang sampah serta produksi pupuk organik cair.

“Program Santripreneur ini sudah berhasil diterapkan dengan baik sampai saat ini oleh ponpes yang mendapatkan pembinaan dan pelatihan,” tuturnya.

Gati pun menyampaikan, pihaknya membuka kesempatan bagi seluruh pondok pesantren di Indonesia yang ingin mengikuti program Santripreneur, untuk mengirimkan proposalnya langsung ke kantor Ditjen IKMA Kemenperin, Jakarta, atau bisa menghubungi melalui akun @ditjenikma di berbagai kanal media sosial.

“Kami meyakini, upaya pemberdayaan para santri melalui program Santripreneur ini akan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat sehingga turut memacu perekonomian nasional,” tegasnya.

Untuk itu, diperlukan sinergi yang kuat antara Kemenperin dengan stakeholder seperti pemerintah daerah dan pondok pesantren.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS