bendera

Rabu, 08 April 2026    15:46 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Pengiat Anti Korupsi Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi APD Kemenkes


JroBudi,    24 Januari 2025,    09:54 WIB

Pengiat Anti Korupsi Pertanyakan Kelanjutan Kasus Dugaan Korupsi APD Kemenkes
istimewa

Bali-Mediaindonesianews.com: Aktivis Anti Korupsi Gede Angastia kembali mengkritisi dugaan keterlibatan GSL anggota DPR dari Dapil Bali dalam kasus dugaan korupsi yang mengemuka sejak 2019 serta kasus dugaan pelanggaran Pasal 236 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014, yang melarang anggota DPR berbisnis atau mengambil proyek pemerintah yang bersumber dari APBN.


“bahwa yang bersangkutan saat itu tercatat sebagai komisaris di sebuah perusahaan yang terlibat dalam pengadaan alat kesehatan pada masa pandemi dengan nilai kontrak Rp319 Miliar” katanya, Kamis (23/1)

Menurut pria yang akrab disapa Anggas, dugaan keterlibatan tersebut bukan hanya pelanggaran kode etik, tetapi sudah melanggar undang-undang karena diduga adanya intervensi untuk mendapatkan proyek APBN di Kementerian Kesehatan.

“saat itu yang bersangkutan menjabat sebagai anggota komisi VI DPR RI dan ini harus segera ditindaklanjuti, karena terakhir KPK memeriksa yang bersangkutan pada akhir tahun 2023,” ujarnnya.


Ia menegaskan bahwa integritas Bali sebagai pulau yang dikenal dengan nilai kejujuran kini tercoreng oleh tindakan tersebut

 “Saya sangat miris mendengar ini, di Bali, kita terkenal dengan kejujuran, tapi sekarang malah ada dugaan keterlibatan anggota DPR dalam korupsi. Bahkan, di pusat, sudah ada tiga anggota DPR yang terciduk,” jelasnya

Gede Anggas mengaku telah menyerahkan laporan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki lebih lanjut dugaan kasus tersebut. Ia juga mendesak KPK untuk tidak memberikan ruang bagi oknum yang mencoba menghindar dari jeratan hukum.

“Jangan sampai ada anggapan bahwa hukum tidak berlaku untuk semua orang. Kalau KPK serius, harusnya ini segera ditindak. Undang-undang sudah jelas, tidak ada kebal hukum. Saya sebagai penggiat antikorupsi akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas,” tambahnya.

Selain itu, Gede Anggas juga menyoroti pandangan masyarakat yang mulai skeptis terhadap penegakan hukum di Indonesia, khususnya terkait isu-isu korupsi. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum dapat runtuh jika kasus ini tidak ditangani secara transparan.

“Kalau KPK lamban, saya akan langsung ke Presiden dan Wakil Presiden. Penegakan hukum harus tegak lurus, dan siapa pun yang melanggar harus diproses sesuai undang-undang,” pungkasnya. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian ATR/BPN meraih penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia setelah berhasil menindaklanjuti 90,8 persen Rekomendasi Hasil Pemeriksaan (RHP). Capaian ini menjadi indikator kuat peningkatan akuntabilitas dan
img
Selasa, 07 April 2026
Jakarta - Di balik kehidupan prajurit TNI Angkatan Darat, terdapat sosok-sosok perempuan tangguh yang mendampingi dengan setia sekaligus terus bertumbuh dalam peran sosial dan ekonomi. Mereka adalah anggota Persit Kartika
img
Selasa, 07 April 2026
Jakarta - Penyidik Puspom TNI telah menyelesaikan seluruh rangkaian proses penyidikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selanjutnya, pada hari ini Selasa 7 April 2026 telah dlimpahkan berkas perkara, para tersangka
img
Senin, 06 April 2026
Jakarta - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada jenazah tiga prajurit terbaik TNI yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), yakni Mayor Inf
img
Senin, 06 April 2026
Bandung - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin Upacara Pemakaman Militer Mayor Inf (Anm.) Zulmi Aditya Iskandar yang gugur dalam penugasan Misi United Nations Interim Force In Lebanon (UNIFIL). Pemakaman
img
Jumat, 03 April 2026
Lebanon - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di

MEDIA INDONESIA NEWS