bendera

Senin, 06 April 2026    09:39 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


APDESI Pertanyakan Mandeknya Pencairan Dana Desa Non Earmark ke Kemenkeu


Tim Red,    22 November 2025,    00:13 WIB

APDESI Pertanyakan Mandeknya Pencairan Dana Desa Non Earmark ke Kemenkeu
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) mendukung langkah DPC APDESI Kabupaten Bone bersama DPRD Kabupaten Bone yang melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia, guna mempertanyakan keterlambatan pencairan Dana Desa Non Earmark yang hingga kini belum cair secara nasional.


APDESI Pertanyakan Mandeknya Pencairan Dana Desa Non Earmark ke Kemenkeu

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah desa, khususnya di Kabupaten Bone, Dimana sebanyak 128 desa belum menerima pencairan dana tersebut. Kondisi ini dinilai sebagai hambatan besar dalam kelancaran penyelenggaraan pemerintahan desa serta pelaksanaan program pembangunan yang telah direncanakan sejak awal tahun.

Dalam audiensi tersebut, Ketua APDESI Kabupaten Bone, A. Mappakaya Amir, menyampaikan secara langsung kegelisahan para kepala desa. Ia menegaskan bahwa keterlambatan pencairan ini bukan hanya terjadi di Bone, melainkan menyeluruh di seluruh Indonesia dan telah berdampak langsung pada jalannya pemerintahan desa, pelayanan masyarakat, hingga proses pembangunan.

“Salah satu persoalan utama adalah terkuncinya aplikasi OSPAM, sistem administrasi yang menjadi pintu utama pengajuan dokumen penyaluran Dana Desa. Kondisi terkuncinya akses membuat seluruh desa tidak dapat melangkah pada tahap pencairan, dan menjadi hambatan teknis yang sangat signifikan” katanya, Jumat (21/11).


Lebih lanjut, APDESI Bone juga mempertanyakan belum adanya petunjuk pelaksanaan (juklak) pencairan Dana Desa Non Earmark.

“Pemerintah desa di seluruh Indonesia masih menunggu terbitnya regulasi atau juklak sebagai dasar hukum penyaluran dana. Tanpa kejelasan regulasi, seluruh proses tidak dapat dilanjutkan oleh instansi teknis terkait.” jelasnya

Sementara itu Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP APDESI, Muksalmina menjelaskan bahwa, pihaknya akan mendesak pemerintah pusat segera mempercepat proses regulasi dan membuka akses aplikasi OSPAM.

“Kami juga meminta dilakukan revisi terhadap PMK 108 Tahun 2024 agar pencairan dapat segera dilakukan” ujarnya.

Menurut, Muksalmina DPP APDESI akan memberikan dukungan penuh terhadap langkah APDESI Bone dan DPRD Bone karena kunjungan tersebut merupakan bentuk kerja nyata dan perjuangan serius pemerintah desa dalam memperjuangkan hak-hak desa secara nasional. “APDESI Pusat siap mendampingi dan mengawal isu ini demi kepentingan seluruh desa di Indonesia.” pungkasnya

Dalam pertemuan tersebut pihak Kemenkeu menyampaikan bahwa pencairan Dana Desa Non Earmark masih menunggu kebijakan pimpinan, khususnya keputusan final dari Menteri Keuangan, atas hal tersebut Sebagai tindak lanjut, APDESI akan berkirim surat resmi kepada Ketua Komisi XI DPR RI untuk meminta dukungan serta perhatian khusus terhadap persoalan ini. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya memperkuat advokasi agar penyaluran Dana Desa Non Earmark segera dipercepat.***


banner
NASIONAL
img
Jumat, 03 April 2026
Lebanon - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menyelenggarakan upacara Memorial Service sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Dalam rangka mempererat kemitraan strategis dan diplomasi militer antara Indonesia - Malaysia, Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia (ATM), Jeneral Datuk
img
Jumat, 03 April 2026
Jakarta - Ketua Umum Dharma Pertiwi dan Ibu Asuh Wanita TNI Ny. Evi Agus Subiyanto memimpin langsung kegiatan donor darah serentak dalam rangka Apel Bersama Wanita TNI dan peringatan HUT
img
Kamis, 02 April 2026
Sulut - Reaksi cepat TNI ditunjukkan dengan segera mengerahkan prajurit pasca gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Provinsi Sulawesi Utara pada Kamis (2/4/2026). Melalui prajurit Kodam XIII/Merdeka, TNI
img
Kamis, 02 April 2026
Sumut-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di
img
Kamis, 02 April 2026
Palu-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan pembatasan alih fungsi lahan sawah sebagai langkah strategis menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian

MEDIA INDONESIA NEWS