bendera

Kamis, 04 Juni 2026    02:39 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


ATR/BPN Ingatkan Warga Waspada, Ini Cara Pastikan Petugas Ukur Tanah Resmi


Tim Red,    05 April 2026,    00:26 WIB

ATR/BPN Ingatkan Warga Waspada, Ini Cara Pastikan Petugas Ukur Tanah Resmi
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan petugas ukur tanah dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Warga diminta memastikan keabsahan petugas sebelum memberikan akses pengukuran guna mencegah potensi penyalahgunaan.


ATR/BPN Ingatkan Warga Waspada, Ini Cara Pastikan Petugas Ukur Tanah Resmi

Direktur Survei dan Pemetaan Tematik, Agus Apriawan, menegaskan bahwa setiap petugas ukur resmi wajib dilengkapi identitas kedinasan dan surat tugas saat menjalankan kegiatan di lapangan.

“Masyarakat dapat memastikan terlebih dahulu bahwa petugas yang datang merupakan petugas resmi dengan meminta menunjukkan identitas kedinasan serta surat tugas,” ujar Agus Apriawan dalam keterangannya, Jumat (03/04).

Ia menjelaskan, seluruh kegiatan pengukuran tanah selalu didasarkan pada permohonan layanan pertanahan yang telah diajukan sebelumnya. Karena itu, petugas yang datang seharusnya membawa dokumen penugasan resmi yang mencantumkan nomor berkas pelayanan.


Menurutnya, keberadaan surat tugas menjadi indikator utama bahwa kegiatan pengukuran tersebut sah dan terdaftar dalam sistem pelayanan pertanahan. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan verifikasi dengan menanyakan sejumlah informasi dasar terkait kegiatan yang dilakukan.

Beberapa hal yang dapat ditanyakan antara lain nomor berkas permohonan, nama pemohon, lokasi bidang tanah, serta tujuan pengukuran. Agus menyebutkan, tujuan pengukuran tanah dapat beragam, mulai dari pendaftaran tanah pertama kali, pemecahan atau pemisahan bidang, hingga pengembalian dan penataan batas.

“Setiap kegiatan pengukuran selalu terhubung dengan berkas pelayanan tertentu, sehingga petugas resmi pasti dapat menjelaskan konteks pekerjaan yang sedang dilakukan,” jelasnya.

Lebih lanjut, masyarakat juga disarankan untuk tidak ragu melakukan verifikasi langsung ke Kantor Pertanahan (Kantah) setempat apabila menemukan hal yang mencurigakan. Langkah ini dinilai penting sebagai bentuk kehati-hatian.

Agus Apriawan menegaskan, apabila petugas datang tanpa pemberitahuan, tidak dapat menunjukkan identitas atau surat tugas, serta tidak mampu memberikan penjelasan yang jelas, masyarakat berhak menolak dan segera melakukan konfirmasi ke Kantah.

“Ini merupakan langkah kehati-hatian yang wajar untuk melindungi masyarakat dari potensi penipuan atau penyalahgunaan kewenangan,” pungkasnya.***


banner
NASIONAL
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar,
img
Selasa, 02 Juni 2026
Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan Vaksinasi Campak
img
Senin, 01 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d. 2019, Almarhum

MEDIA INDONESIA NEWS