bendera

Minggu, 20 September 2026    23:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Roy Suryo Cs Dukung JK Laporkan Rismon Sianipar, Bantah Isu Aliran Dana Ijazah Jokowi


Fathan,    09 April 2026,    22:31 WIB

Roy Suryo Cs Dukung JK Laporkan Rismon Sianipar, Bantah Isu Aliran Dana Ijazah Jokowi
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Tim yang tergabung dalam kelompok Roy Suryo menyatakan dukungan penuh terhadap langkah hukum yang diambil oleh Jusuf Kalla dalam melaporkan Rismon Sianipar terkait tuduhan adanya pendanaan dalam pengusutan isu dugaan ijazah Presiden Joko Widodo. Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang berlangsung di Polda Metro Jaya pada Kamis (9/4).


Dalam kesempatan itu, tim menyebut tuduhan yang berkembang di ruang publik tidak berdasar dan berpotensi menyesatkan.

Kuasa hukum tim, Ahmad Khozinudin, menegaskan pihaknya mendukung langkah Jusuf Kalla sebagai upaya klarifikasi hukum atas isu yang beredar. Ia juga mendorong agar polemik segera diakhiri dengan keterbukaan.

“Kami mendukung laporan Pak JK. Untuk mengakhiri polemik ini, sebaiknya ijazah asli ditunjukkan secara terbuka agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan,” ujarnya.


Khozinudin turut membantah keras adanya tuduhan aliran dana dalam pengusutan kasus tersebut. “Tidak ada aliran dana sebesar Rp5 miliar atau nominal lainnya dari Pak JK maupun pihak luar. Perjuangan ini murni panggilan hati untuk menyelamatkan negara,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Roy Suryo menanggapi pernyataan Rismon Sianipar yang menyebut video terkait dugaan bantuan dana dari Jusuf Kalla kepada dirinya dan pihak lain merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Roy meminta aparat kepolisian menyelidiki pihak yang memproduksi konten tersebut.

“Jika benar itu konten AI, maka harus diusut siapa pembuatnya karena sangat berbahaya dan mudah dipercaya masyarakat,” kata Roy. Meski demikian, ia menegaskan pengusutan terkait dugaan ijazah Presiden Joko Widodo tetap harus berjalan.

Sementara itu, advokat Abdul Ghafur Sangadji menilai polemik ijazah telah berlangsung terlalu lama dan menyita perhatian publik. Ia menyebut isu tersebut mengganggu fokus terhadap persoalan strategis nasional.

“Isu ini sudah menyita energi bangsa hampir satu tahun dan mengganggu fokus pada persoalan penting seperti kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan tidak didukung oleh kepentingan finansial tertentu. “Tidak ada bohir, tidak ada donatur. Ini murni gerakan moral,” kata Ghafur.

Kasus ini menambah panjang daftar polemik terkait isu ijazah Presiden Joko Widodo yang hingga kini masih menjadi perdebatan di ruang publik. Aparat penegak hukum diharapkan dapat memberikan kepastian hukum guna mengakhiri polemik yang berkembang. (FF)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 20 September 2026
Jakarta - TNI mencatatkan empat Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui berbagai kegiatan yang digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026. Empat penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil...
img
Minggu, 20 September 2026
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyiapkan dan mendistribusikan sebanyak 22.000 porsi makanan gratis untuk masyarakat dalam rangkaian kegiatan TNI Fair 2026 yang digelar di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat,...
img
Minggu, 20 September 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti video conference (Vicon) bersama satuan jajaran TNI yang serentak melaksanakan Bakti Kesehatan dalam rangkaian HUT ke-81 TNI Tahun 2026, bertempat di...
img
Minggu, 20 September 2026
Jakarta - Tentara Nasional Indonesia (TNI) menyediakan sebanyak 30.000 porsi makanan gratis bagi masyarakat melalui dukungan dapur Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Dapur Lapangan (Durlap) TNI dari masing-masing...
img
Sabtu, 19 September 2026
Papua - Personel TNI mengamankan Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) OPM Kodap 35 Bintang Timur, Abdon Kisamdu, di Bandara Nop Goliat, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (19/9/2026). Pengamanan dilakukan...
img
Sabtu, 19 September 2026
Jakarta - Inspektur Jenderal (Irjen) TNI Laksdya TNI Hersan, S.H., M.Si., M.Tr.Opsla. mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto secara resmi menutup Turnamen Bola Basket Piala Panglima TNI Tahun 2026...

MEDIA INDONESIA NEWS