bendera

Kamis, 04 Juni 2026    03:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Jan Arebo: Isu Kegagalan Papua Sengaja “Digoreng” Kelompok Anti Pemerintah


ips,    22 Desember 2020,    00:34 WIB

Jan Arebo: Isu Kegagalan Papua Sengaja “Digoreng” Kelompok Anti Pemerintah
Jan Christian Arebo

Papua-mediaindonesianews.com: Salah satu tekad pemerintah yaitu melakukan pemerataan pembangunan di beberapa daerah Indonesia timur seperti Provinsi Papua dan Papua Barat. Melihat dari hal tersebut, sejatinya Papua sendiri sudah melakoni upayanya dengan realisasi kebijakan otonomi khusus. Demikian dikatakan Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo yang mengapresiasi setiap upaya pemerintah pusat, meski ada beberapa perspektif yang perlu dikoreksi dan dievaluasi.


“Kami melihat (pemerintah) pusat sudah baik untuk menjalankan pemerintahan di Papua. Hanya saja perlu ada evaluasi terkait kebijakan-kebijakan yang ada,” ujar Arebo, Sabtu (19/12).

Menurut Arebo, yang dikatakannya harus dievaluasi adalah kebijakan Otsus yang belum berjalan dengan baik.

“Terkait otsus perlu perhatian khusus, ini karena tidak ada keterbukaan dari pemerintah Provinsi atau Kabupaten dalam pelaksanaannya. Yang saya maksud terkait penyerapan dana. Hal ini sangat mendasar karena otsus itu adalah harapan bagi seluruh OAP (Orang Asli Papua),” ungkapnya.


Arebo juga memberi pernyataan bahwa penerapan dan upaya untuk mensejahteakan Papua, tidak melulu berasal dari nilai uang. Namun dikatakan jika uang adalah faktor yang sangat penting untuk menunjang kebijakan-kebijakan tersebut.

“Jadi uang itu bukan yang utama. tapi uang sangat penting untuk pelaksanaannya. Jadi untuk itu menjadi lebih penting lagi tentang bagaimana pemanfaatannya sehingga bisa menjawab harapan rakyat,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa sebeneranya Otsus juga telah memberi pengaruh yang positif bagi Papua jika dilihat dari kemajuan-kemajuan yang telah terjadi. Namun yang kembali disayangkan bahwa isu-isu tentang kegagalan otsus juga terus didorong oleh kelompok anti pemerintahan.

“Papua ini sudah bagus, tapi isu Otsus digoreng oleh kelompok tertentu. Bahkan hari ini saja ada kelompok yang menamai dirinya dengan aliansi mahasiswa. Saya tegaskan kalau pendapat kelompok-kelompok itu salah,” ungkap Jan Arebo.

Lebih lanjut, Arebo berpandangan untuk mengajak kelompok muda untuk bisa berlaku positif sehingga memberi dampak baik bagi kemajuan Papua.

“Papua sudah sah menjadi bagian dari Indonesia, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen untuk berproses menjadikan Papua menjadi daerah yang maju” pungkasnya. (*)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyambut kedatangan Satgas TNI Kontingen Garuda (Konga) United Nations Interim
img
Rabu, 03 Juni 2026
Singapura - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M. memimpin Delegasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) pada penyelenggaraan Sidang ke-22 TNI-Singapore Armed Forces Annual Staff Meeting
img
Rabu, 03 Juni 2026
Tangerang-Mediaindonesianews.com: Kehadiran layanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Tangerang dinilai mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi dan layanan pertanahan secara terintegrasi
img
Rabu, 03 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan resmi Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Negara Qatar,
img
Selasa, 02 Juni 2026
Jakarta - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-60, Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini (PWA) berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan Vaksinasi Campak
img
Senin, 01 Juni 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI beserta para Kepala Staf Angkatan menghadiri upacara pemakaman militer Menteri Pertahanan Republik Indonesia periode 2014 s.d. 2019, Almarhum

MEDIA INDONESIA NEWS