bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    04:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


Jan Arebo: Isu Kegagalan Papua Sengaja “Digoreng” Kelompok Anti Pemerintah


ips,    22 Desember 2020,    00:34 WIB

Jan Arebo: Isu Kegagalan Papua Sengaja “Digoreng” Kelompok Anti Pemerintah
Jan Christian Arebo

Papua-mediaindonesianews.com: Salah satu tekad pemerintah yaitu melakukan pemerataan pembangunan di beberapa daerah Indonesia timur seperti Provinsi Papua dan Papua Barat. Melihat dari hal tersebut, sejatinya Papua sendiri sudah melakoni upayanya dengan realisasi kebijakan otonomi khusus. Demikian dikatakan Ketua Umum Pemuda Adat Papua, Jan Christian Arebo yang mengapresiasi setiap upaya pemerintah pusat, meski ada beberapa perspektif yang perlu dikoreksi dan dievaluasi.


“Kami melihat (pemerintah) pusat sudah baik untuk menjalankan pemerintahan di Papua. Hanya saja perlu ada evaluasi terkait kebijakan-kebijakan yang ada,” ujar Arebo, Sabtu (19/12).

Menurut Arebo, yang dikatakannya harus dievaluasi adalah kebijakan Otsus yang belum berjalan dengan baik.

“Terkait otsus perlu perhatian khusus, ini karena tidak ada keterbukaan dari pemerintah Provinsi atau Kabupaten dalam pelaksanaannya. Yang saya maksud terkait penyerapan dana. Hal ini sangat mendasar karena otsus itu adalah harapan bagi seluruh OAP (Orang Asli Papua),” ungkapnya.


Arebo juga memberi pernyataan bahwa penerapan dan upaya untuk mensejahteakan Papua, tidak melulu berasal dari nilai uang. Namun dikatakan jika uang adalah faktor yang sangat penting untuk menunjang kebijakan-kebijakan tersebut.

“Jadi uang itu bukan yang utama. tapi uang sangat penting untuk pelaksanaannya. Jadi untuk itu menjadi lebih penting lagi tentang bagaimana pemanfaatannya sehingga bisa menjawab harapan rakyat,” ujarnya.

Ditambahkan bahwa sebeneranya Otsus juga telah memberi pengaruh yang positif bagi Papua jika dilihat dari kemajuan-kemajuan yang telah terjadi. Namun yang kembali disayangkan bahwa isu-isu tentang kegagalan otsus juga terus didorong oleh kelompok anti pemerintahan.

“Papua ini sudah bagus, tapi isu Otsus digoreng oleh kelompok tertentu. Bahkan hari ini saja ada kelompok yang menamai dirinya dengan aliansi mahasiswa. Saya tegaskan kalau pendapat kelompok-kelompok itu salah,” ungkap Jan Arebo.

Lebih lanjut, Arebo berpandangan untuk mengajak kelompok muda untuk bisa berlaku positif sehingga memberi dampak baik bagi kemajuan Papua.

“Papua sudah sah menjadi bagian dari Indonesia, sehingga yang dibutuhkan saat ini adalah komitmen untuk berproses menjadikan Papua menjadi daerah yang maju” pungkasnya. (*)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS