Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Jamaluddin Jompa resmi kembali memimpin Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk periode 2026–2030. Kemenangan telak dalam pemilihan oleh Majelis Wali Amanat Unhas menjadi penegasan dukungan kuat terhadap kepemimpinannya di tengah tantangan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Dalam pemungutan suara yang berlangsung pada 14 Januari 2026, Jamaluddin meraih 23 dari total 24 suara anggota MWA, mengungguli dua kandidat lainnya. Hasil ini mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi terhadap arah kebijakan dan capaian Unhas selama periode kepemimpinannya sebelumnya.
Dalam sambutannya, Jamaluddin menegaskan bahwa keberlanjutan kepemimpinannya bukan sekadar simbol kepercayaan, melainkan tanggung jawab besar untuk membawa Unhas tetap adaptif di tengah dinamika global. Ia mengibaratkan posisi rektor sebagai nahkoda kapal besar yang harus mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk ketidakpastian situasi eksternal.
Menurutnya, pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 menjadi titik penting dalam membangun ketahanan institusi. Unhas dinilai mampu melewati masa krisis dengan memperkuat sistem pembelajaran adaptif serta mendorong inovasi di lingkungan akademik.
“Ketangguhan civitas akademika menjadi modal utama. Ini bukan kerja individu, tetapi hasil kolaborasi seluruh elemen kampus yang mampu menanggalkan ego sektoral,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa capaian Unhas di tingkat nasional dan internasional merupakan hasil kerja kolektif yang terintegrasi, bukan dominasi satu pihak. Model kepemimpinan kolaboratif, menurutnya, akan terus diperkuat pada periode kedua.
Selain kiprahnya di dunia akademik, Jamaluddin yang juga menjabat sebagai Dewan Pembina Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) menyoroti pentingnya sinergi antar pelaku usaha nasional. Ia mendorong organisasi tersebut menjadi wadah kolaborasi strategis bagi pengusaha pribumi untuk meningkatkan daya saing global.
“Pengusaha nasional harus bergerak bersama, tidak hanya bersaing tetapi membangun kemitraan yang kuat hingga ke level internasional,” katanya.
Dengan mandat baru ini, Jamaluddin menargetkan penguatan posisi Unhas sebagai perguruan tinggi berdaya saing global, sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam pembangunan nasional melalui inovasi dan kolaborasi lintas sektor. (Ips)