Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: DPD I Partai Golkar Bali menggelar Golkar Bali Cup Testers Championship di Kedai Kopi Lavista, Kintamani, Kabupaten Bangli, Minggu (26/7). Ajang tersebut digelar untuk mengangkat potensi kopi Kintamani sekaligus mendorong lahirnya tenaga profesional di bidang pengolahan dan penilaian cita rasa kopi.
Sebanyak 32 peserta mengikuti kompetisi yang dipandu Ketua DPD II Partai Golkar Bangli I Nyoman Budiada bersama Ketua Panitia Ida Bagus Made Santosa. Mayoritas peserta berasal dari wilayah Kintamani, sementara sebagian lainnya berasal dari luar daerah.
Panitia menyediakan hadiah uang tunai bagi tiga pemenang, yakni Rp4 juta untuk juara pertama, Rp2,5 juta untuk juara kedua, dan Rp1 juta untuk juara ketiga.
Ketua DPD I Partai Golkar Bali Gede Sumarjaya Linggih alias Demer mengatakan kompetisi tersebut memiliki dua tujuan utama, yakni memperkuat branding kopi Kintamani di kalangan penikmat kopi lokal maupun nasional serta melahirkan pengolah kopi profesional yang mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk kopi daerah.
"Kita ingin melahirkan generasi muda yang ahli dalam mengolah kopi melalui ajang ini, sehingga kopi Kintamani bisa semakin dikenal dan memiliki branding yang kuat," ujar Demer.
Menurutnya, kemampuan mengolah dan mengenali cita rasa kopi merupakan keahlian yang memiliki peluang ekonomi cukup besar. Karena itu, ia berharap peserta yang mengikuti kompetisi tidak hanya memperoleh pengalaman, tetapi juga dapat berkembang menjadi tenaga profesional yang memiliki sertifikasi di bidang pengolahan kopi.
"Dengan memiliki sertifikat yang diberikan melalui lomba ini, saya yakin mereka akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan dari calon konsumen di bidang pengolahan rasa kopi. Baik mereka memilih untuk bekerja di kedai kopi maupun membuka usaha kedai kopi sendiri," jelasnya.
Demer menilai pengembangan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam meningkatkan nilai tambah kopi Kintamani. Menurutnya, kualitas produk harus diikuti dengan kemampuan sumber daya manusia dalam mengolah, menilai, dan menyajikan kopi secara profesional.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk menekuni industri kopi, baik sebagai pekerja profesional maupun pelaku usaha mandiri.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pengurus Partai Golkar dari tingkat provinsi hingga kabupaten. Di antaranya pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Bali, jajaran DPD II Partai Golkar Bangli seperti Wayan Sutama, Nengah Darsana, Nyoman Kartika, serta Ketua DPD II Partai Golkar Bangli I Nyoman Budiada.
Sejumlah kader dari tingkat kecamatan atau Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar dan simpatisan juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Kompetisi berlangsung sejak pagi hingga sore hari. Hingga berita ini diturunkan, hasil perlombaan belum diumumkan karena proses penilaian masih berlangsung.
Panitia memastikan sistem kompetisi dirancang secara cermat untuk menguji kemampuan peserta dalam pengolahan dan penilaian cita rasa kopi. Para peserta yang dinilai memenuhi standar kompetensi akan mendapatkan sertifikat sebagai bagian dari upaya mendorong lahirnya pengolah kopi yang lebih profesional.
Melalui ajang tersebut, Partai Golkar Bali berharap potensi kopi Kintamani tidak hanya semakin dikenal sebagai produk unggulan daerah, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi baru bagi generasi muda di sektor industri kopi. (JB)