bendera

Rabu, 05 Agustus 2026    04:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

BREAKING NEWS
 


DPD GMNI DKI Jakarta Kritik Perluasan Peran Militer di Ranah Sipil, Soroti Risiko Kemunduran Reformasi


Tim Red,    04 Agustus 2026,    22:55 WIB

DPD GMNI DKI Jakarta Kritik Perluasan Peran Militer di Ranah Sipil, Soroti Risiko Kemunduran Reformasi
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) DKI Jakarta menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dinilai memperluas peran institusi militer ke berbagai sektor sipil. Organisasi mahasiswa tersebut menilai kondisi itu berpotensi menggerus semangat Reformasi dan memunculkan kembali praktik militerisme dalam tata kelola pemerintahan.


Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD GMNI DKI Jakarta yang juga Direktur Eksekutif Institut Marhaenisme 27, Deodatus Sunda SE atau Bung Dendy, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (4/8) di Jakarta.

Menurut Bung Dendy, keterlibatan unsur militer di luar fungsi pertahanan, termasuk yang menurutnya merambah sektor bisnis, politik, penegakan hukum, hingga perpajakan, perlu menjadi perhatian publik karena berpotensi menciptakan iklim yang intimidatif terhadap kehidupan sipil.

"Ketika militer tidak lagi fokus pada fungsi pertahanan, melainkan berbisnis melalui entitas seperti KDMP dan Agrinas di bawah Kemenhan, ikut bermain politik, mencampuri hukum, hingga menagih pajak, ini adalah pola-pola militerisme yang mengarah pada fasisme. Situasi mencekam yang diciptakan hari ini adalah bentuk intimidasi terhadap ruang hidup dan hak-hak sipil rakyat," ujar Bung Dendy.


Ia juga mengaitkan pandangannya dengan pengalaman sejarah Indonesia pada masa Orde Baru. Menurutnya, dominasi militer dalam bidang politik, sosial, dan ekonomi pada masa tersebut menjadi pelajaran penting agar praktik serupa tidak kembali terulang.

Bung Dendy menyebut figur-figur yang saat ini berada di lingkungan Kementerian Pertahanan menjadi bagian dari dinamika yang perlu mendapat pengawasan publik. Menurutnya, negara harus tetap menjaga prinsip supremasi sipil sebagaimana amanat Reformasi 1998.

"Sejarah telah membuktikan bahwa negara yang mengandalkan keterlibatan tentara dalam urusan tata kelola sipil dan pemerintahan pasti akan mengalami kegagalan. Era Orde Baru adalah bukti nyata betapa militerisme merusak tatanan kedaulatan rakyat dan meruntuhkan demokrasi. Kita tidak boleh membiarkan warisan rezim militerisme ini dihidupkan kembali," katanya.

Dalam pernyataannya, DPD GMNI DKI Jakarta menyampaikan tiga tuntutan kepada pemerintah.

Pertama, meminta pemerintah mengembalikan TNI pada tugas pokok di bidang pertahanan negara sesuai amanat Reformasi dan profesionalisme militer.

Kedua, mendesak penghentian keterlibatan militer dalam sektor-sektor sipil yang menurut organisasi tersebut mencakup aktivitas bisnis, penegakan hukum sipil, perpajakan, maupun politik praktis.

Ketiga, menyerukan perlindungan terhadap ruang demokrasi dengan menghentikan segala bentuk tekanan maupun intimidasi terhadap masyarakat sipil serta mengajak mahasiswa dan elemen masyarakat untuk menjaga nilai-nilai demokrasi.***

 


banner
NASIONAL
img
Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus memperluas implementasi layanan Pengukuran Terjadwal sebagai bagian dari transformasi pelayanan pertanahan. Hingga 3 Agustus 2026, sebanyak 400 Kantor
img
Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta - Ikatan Kesejahteraan Keluarga TNI (IKKT) Pragati Wira Anggini memperingati Hari Ulang Tahun ke-60 dengan menggelar acara puncak di Aula Gatot Subroto, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Peringatan
img
Selasa, 04 Agustus 2026
Jakarta - Kapusjaspermildas TNI memimpin kegiatan pengumuman dan penyerahan hadiah Lomba Pembuatan Video Kreatif Bela Diri Taktis (BDT) dalam rangka HUT Ke-11 Pusjaspermildas TNI di Lapangan Upacara B3 Mabes TNI,
img
Senin, 03 Agustus 2026
Jakarta - Tuan rumah tampil memukau di 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026. Setelah poomsae (seni) Indonesia tampil sebagai juara umum, kini giliran kyorugi (tarung)  menambah pundi medali bagi
img
Senin, 03 Agustus 2026
Jakarta - Prajurit TNI Serda Muhammad Raihan Fadhila berhasil meraih medali emas pada nomor Kyorugi Under 80 Kg dalam 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championship 2026 yang berlangsung di Tennis
img
Minggu, 02 Agustus 2026
Jakarta - Asisten Perencanaan Umum (Asrenum) Panglima TNI Letjen TNI Chandra Wijaya yang diwakili Waasrenum Panglima TNI Mayjen TNI Harvin Kidingallo, S.H., S.T., M.Han., membuka Rapat Panitia Program dan Anggaran

MEDIA INDONESIA NEWS