Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Jakarta-Medaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat penataan organisasi guna mendukung pelaksanaan transformasi layanan pertanahan. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan 18 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan lima Pejabat Administrator di lingkungan Kementerian ATR/BPN.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, di Aula Prona Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Kamis (10/9).
Ossy mengatakan, pelantikan tersebut bukan sekadar pengisian jabatan, tetapi bagian dari penyegaran dan penataan organisasi untuk meningkatkan kinerja kelembagaan.
“Pelantikan dan pengambilan sumpah hari ini sebagai bagian dari penataan organisasi serta dilaksanakan dalam rangka penyegaran untuk peningkatan kinerja kelembagaan. Tentunya dengan harapan agar transformasi layanan pertanahan yang sedang kita lakukan bisa berjalan dengan lebih baik lagi,” ujar Ossy.
Menurutnya, transformasi layanan pertanahan yang diluncurkan pada 17 Agustus 2026 membutuhkan dukungan organisasi yang solid, tata kelola yang baik, serta pejabat yang mampu menerjemahkan kebijakan menjadi kinerja nyata.
Transformasi tersebut mencakup tiga program utama, yakni Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS), Pengukuran Terjadwal, dan Transformasi Organisasi Berbasis Kewilayahan. Ketiganya diarahkan untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memberikan kepastian waktu kepada masyarakat.
Pejabat Diminta Segera Konsolidasi
Dalam arahannya, Ossy meminta pejabat yang baru dilantik segera melakukan konsolidasi internal untuk memetakan potensi, mengidentifikasi kendala, dan memastikan seluruh unit kerja bergerak dalam satu arah.
“Saya meminta Saudara segera lakukan konsolidasi internal untuk memetakan potensi dan kendala. Perkuat kolaborasi tim, hadirkan lingkungan kerja yang kondusif, serta bangun komunikasi dan sinergi yang erat antarunit maupun dengan mitra eksternal,” tegasnya.
Ia menekankan, keberhasilan transformasi tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan sistem layanan, tetapi juga oleh kemampuan aparatur dalam membangun koordinasi, memperkuat kolaborasi, dan menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas.
Karena itu, para pejabat diminta menjadikan jabatan yang diemban sebagai amanah untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja Kementerian ATR/BPN.
“Saya ucapkan selamat bertugas dan selamat menunaikan tugas mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab. Semoga amanah ini membawa kebaikan, keadilan dan pelayanan yang jauh bermanfaat serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkas Ossy.
Pelantikan berlangsung secara daring dan luring serta dihadiri sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (red)