Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Tim Advokasi Penegak Etika, Moral dan Integritas Bangsa yang dipimpin Ahmad Khozinudin mendatangi kantor DPP Partai Gerindra, PDI Perjuangan (PDIP), dan Partai Golkar pada Kamis (15/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyampaikan aspirasi terkait persyaratan pencalonan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan mendorong tindak lanjut melalui mekanisme konstitusional di DPR RI.
Dalam kunjungan tersebut, tim advokasi menyerahkan surat permohonan audiensi kepada ketiga partai politik. Mereka meminta pimpinan partai mendorong fraksi masing-masing di DPR RI untuk menindaklanjuti persoalan yang mereka kaitkan dengan isu ijazah pendidikan Gibran.
Ahmad Khozinudin menyebut Gerindra, PDIP, dan Golkar sebagai partai yang memiliki posisi strategis dalam politik nasional. Menurutnya, ketiga partai tersebut diharapkan ikut merespons persoalan yang dipersoalkan tim advokasi melalui jalur kelembagaan.
Kunjungan pertama dilakukan ke kantor DPP Partai Gerindra di Ragunan, Jakarta Selatan. Di lokasi tersebut, Ahmad menyerahkan surat permohonan audiensi kepada petugas pengamanan dalam (Pamdal) untuk diteruskan kepada Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto atau perwakilannya.
Ahmad menilai Gerindra memiliki posisi penting karena keterlibatannya dalam pemerintahan dan parlemen. Ia berharap partai tersebut dapat memberikan perhatian terhadap aspirasi yang disampaikan timnya.
Rombongan kemudian mendatangi kantor DPP PDIP di Menteng, Jakarta Pusat. Ahmad menilai PDIP juga memiliki peran strategis karena kekuatan politiknya di DPR RI serta hubungan historis partai tersebut dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
“PDIP memiliki kewajiban dan tanggung jawab moral untuk ikut menuntaskan persoalan ini, meskipun Gibran bukan diusung oleh PDIP dalam Pilpres sebelumnya,” ujar Ahmad.
Surat dan dokumen aspirasi tim advokasi diterima oleh petugas teknis DPP PDIP. Menurut keterangan tim, petugas tersebut menyampaikan bahwa dokumen akan ditindaklanjuti melalui komunikasi lebih lanjut. Tim juga menyerahkan nomor kontak untuk keperluan koordinasi berikutnya.
Agenda terakhir dilakukan di kantor DPP Partai Golkar di Kemanggisan, Jakarta Barat. Ahmad kembali menyerahkan surat permohonan audiensi untuk menyampaikan aspirasi yang sama.
Ia menilai Golkar memiliki infrastruktur organisasi dan sistem kaderisasi yang mapan serta pengalaman panjang dalam pemerintahan. Atas dasar itu, Ahmad berharap partai tersebut bersedia memberikan perhatian terhadap persoalan yang diajukan.
Setelah menyambangi ketiga partai tersebut, tim advokasi menyatakan berencana melanjutkan penyampaian aspirasi ke partai-partai politik lainnya.
Ahmad menegaskan, langkah tersebut bukan sekadar untuk meminta pernyataan politik dari pimpinan partai, melainkan mendorong agar persoalan yang mereka ajukan dibahas melalui mekanisme ketatanegaraan yang berlaku, termasuk di DPR RI.
Meski demikian, tuntutan pemakzulan yang disampaikan tim advokasi merupakan aspirasi politik dan hukum yang masih memerlukan penilaian berdasarkan ketentuan konstitusi serta prosedur yang berlaku. Penyerahan surat audiensi kepada partai politik juga tidak dengan sendirinya berarti partai atau DPR RI telah menyetujui tuntutan tersebut.(FF)