bendera

Jumat, 12 Desember 2025    12:49 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Keluhkan PP 47/2024 Tak Berdampak, “Kami Masih Terjerat Utang”


IDL,    26 Juni 2025,    23:47 WIB

Keluhkan PP 47/2024 Tak Berdampak, “Kami Masih Terjerat Utang”
istimewa

Pringsewu-Mediaindonesianews.com: Meski Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2024 tentang Penghapusan Piutang Negara kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telah ditandatangani Presiden Prabowo Subianto sejak 5 November 2024 lalu, petani dan peternak ikan di Pekon Fajar Baru, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu, mengaku belum merasakan manfaat dari kebijakan tersebut.


Sejumlah pelaku UMKM di sektor pertanian dan perikanan di wilayah itu mengeluhkan kondisi usaha yang semakin sulit karena masih dibayangi utang pinjaman macet. Mereka berharap program penghapusan piutang bisa segera direalisasikan hingga menyentuh pelaku usaha di desa.

“Anak kami butuh makan sementara kami sebagai pelaku UMKM sedang macet sehingga kami kesulitan untuk membayar hutang pinjaman,” keluh Nurlia Sari, seorang peternak ikan.

Menurut Nurlia Sari, janji penghapusan piutang yang mencakup sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga industri kreatif seperti kuliner dan mode, belum berdampak nyata di lapangan.


“Banyak di antara mereka yang masih terjerat cicilan ke lembaga keuangan maupun koperasi simpan pinjam.” katanya

Lebih lanjut Nurlia Sari mengungkapkan bahwa, PP 47/2024 sendiri diterbitkan dengan semangat meningkatkan ketahanan ekonomi nasional melalui pemberdayaan UMKM. Regulasi tersebut merujuk pada Pasal 250 dan 251 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, serta Pasal 37 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Penghapusan piutang dilakukan melalui empat mekanisme: penghapus bukuan, penghapus tagihan, penghapusan bersyarat, dan penghapusan mutlak piutang negara.

Namun, hingga pertengahan 2025 ini, para pelaku usaha kecil di desa mengaku belum menerima informasi teknis maupun pendampingan untuk mengakses kebijakan tersebut.

“Kami butuh pendampingan dari pemerintah daerah atau dinas terkait, jangan sampai kebijakan ini hanya jadi wacana,” ujarnya.

Nurlia Sari berharap pemerintah segera menurunkan petunjuk teknis dan membuka akses pengajuan penghapusan piutang secara transparan dan merata hingga ke desa-desa serta mendesak agar program ini tidak hanya berpihak pada pelaku UMKM di kota besar, tetapi juga menjangkau petani dan peternak kecil yang menjadi tulang punggung ekonomi pedesaan.***


banner
NASIONAL
img
Kamis, 11 Desember 2025
Batam - Bakamla RI secara resmi melepas keberangkatan KN. Pulau Nipah-321 yang membawa 70 ton bantuan kemanusiaan untuk disalurkan ke wilayah dampak bencana di Sumatra melalui BPBA di Lhokseumawe, bertempat
img
Kamis, 11 Desember 2025
Sumut - Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) Yonif 122/TS Kodam I/Bukit Barisan melaksanakan pengiriman bantuan logistik melalui jalur udara ke Dusun Parombunan, Desa Bonan Dolok, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli
img
Kamis, 11 Desember 2025
Aceh - TNI melalui Kodam Iskandar Muda terus mempercepat pembangunan jembatan Bailey di sejumlah wilayah terdampak banjir di Provinsi Aceh sebagai langkah strategis memulihkan konektivitas antar daerah. Upaya ini menjadi
img
Kamis, 11 Desember 2025
Sumbar - TNI melalui Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) mengerahkan personel untuk membangun empat jembatan Bailey sebagai bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatera Barat. Empat jembatan ini menjadi
img
Kamis, 11 Desember 2025
Tapteng - Satgas Yonzipur I/DD jajaran Kodam I/Bukit Barisan berhasil menuntaskan pemasangan Jembatan Bailey di titik Jembatan Anggoli, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Rabu (10/12/2025). Pemasangan jembatan sepanjang 33
img
Rabu, 10 Desember 2025
Jakarta - 75 kadet Fakultas Kedokteran Militer Universitas Pertahanan RI (Unhan RI) Cohort 1 membantu penanganan kesehatan di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Para kadet

MEDIA INDONESIA NEWS