bendera

Senin, 20 April 2026    01:41 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


GTI Gianyar Apresiasi Langkah Cepat Polda Bali Usut Dugaan Mafia Tanah


Jro Budi,    26 Agustus 2025,    10:57 WIB

GTI Gianyar Apresiasi Langkah Cepat Polda Bali Usut Dugaan Mafia Tanah
Istimewa

Gianyar-Mediaindonesianews.com: LSM Garda Tipikor Indonesia (GTI) Kabupaten Gianyar mengapresiasi kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali yang bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan praktik mafia tanah di Desa Adat Pejeng Kawan, Kecamatan Tampaksiring, Gianyar.


Ketua GTI Gianyar, Pande Mangku Rata, menilai langkah cepat kepolisian merupakan bentuk komitmen nyata dalam menegakkan supremasi hukum sekaligus menjaga marwah tanah adat Bali yang rawan disalahgunakan.

“Kami melihat adanya gerak cepat dan profesionalisme dari Ditreskrimum Polda Bali, termasuk turunnya tim langsung ke lapangan. Ini menjadi sinyal kuat bagi masyarakat adat bahwa hukum berpihak pada kebenaran,” ujarnya, Selasa (26/8).

Menurut Pande Mangku, penanganan kasus ini memberi harapan baru bagi masyarakat adat yang selama ini merasa tidak berdaya menghadapi manipulasi dokumen dan dugaan kolusi dalam penguasaan tanah adat. Ia menegaskan kasus di Pejeng Kawan bukan sekadar sengketa keluarga, melainkan bagian dari skema sistematis yang berpotensi mengancam eksistensi desa adat Bali.


GTI berharap proses penyelidikan dapat menuntaskan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemalsu dokumen hingga oknum yang diduga menerima maupun memberi suap dalam proses penerbitan sertipikat tanah adat.

“Ini menyangkut kehormatan desa adat. Kami siap mengawal hingga tuntas dan menyerahkan dokumen pendukung kepada penyidik,” tegasnya.

Selain itu, GTI juga menyerukan agar desa adat di seluruh Bali lebih waspada menjaga tanah-tanah ayahan dan untuk penegakan hukum diharapkan tidak berhenti di tengah jalan, meskipun ada dugaan keterlibatan sejumlah oknum di tingkat desa maupun lembaga adat yang harus diungkap secara terang benderang.

“Jangan sampai karena kelengahan, tanah adat berpindah tangan secara tidak sah. Itu akan mengikis identitas masyarakat Bali dan jika kasus ini berhasil ditangani tuntas, itu akan menjadi preseden penting dalam pemberantasan mafia tanah sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, GTI Gianyar secara resmi melaporkan dugaan praktik mafia tanah di Desa Adat Pejeng Kawan ke Polda Bali. Modus yang diungkap antara lain manipulasi data, pemalsuan dokumen, dan praktik suap dalam proses pensertipikatan tanah adat (Tanah Ayahan Desa).***


banner
NASIONAL
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Silaturahmi Nasional Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)

MEDIA INDONESIA NEWS