bendera

Senin, 20 April 2026    03:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Ancaman Kedaulatan Libatkan Seluruh Sumber Daya Pertahanan Termasuk Komcad


dee maz,    21 Februari 2020,    16:34 WIB

Ancaman Kedaulatan Libatkan Seluruh Sumber Daya Pertahanan Termasuk Komcad

Jakarta – MINews : Ancaman terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa adalah riil atau nyata yang dikenal dengan lingkungan strategis dalam militer.


Ancaman tersebut dalam UU No. 3/2002 disebutkan bahwa ancaman terdiri dari ancaman militer dan nonmiliter. Untuk itu diperlukan strategi pertahanan yang melibatkan seluruh sumber daya pertahanan atau sumber daya nasional yang dikomandoi oleh pemerintah.

Dalam pertahanan militer sebagai garda terdepan adalah komponen utama atau TNI dengan membawahi komponen-komponen lainnya seperti komponen cadangan (komcad) dan komponen pendukung (komduk).

Yang menjadi ruh atau dasar dari itu semua adalah bela negara. Hal itu dikatakan Dirjen Pothan Kemhan Bondan Tiara Sofyan saat bertemu dengan awak media di kantor Kemhan Jakarta, Kamis (20/2).


Diskusi yang mengangkat, “Sistem Pertahanan Rakyat Semesta: Filosofi dan Praktik” juga dihadiri Staf Khusus Menhan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar Lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak serta Karo Humas Brigjen TNI Totok Sugiharto.

Saat melakukan diskusi dengan awak media, Dirjen Pothan menjelaskan lebih jauh tentang komcad yang didasari atas semangat bela negara.

Lebih lanjut Dirjen Pothan mengatakan bahwa akar dari itu semua adalah bela negara yang tatarannya lebih kepada sikap dan prilaku atau tataran nonfisik.

Keikutsertaan warga negara dalam usaha bela negara bisa melalui Pembinaan Kesadaran Bela Negara (PKBN) yang dapat dilakukan pendidikan kewarganegaraan, latihan dasar militer (latsarmil), sebagai TNI dan pengabdian sesuai profesi.

“Program PKBN ini tidak boleh berhenti sampai disini, never ending process. Kita harus memberikan konter narasi terhadap hal-hal yang tidak baik yang dihembuskan oleh orang lain,” ujar Profesor yang juga dosen UI.

Lebih jauh Dirjen Pothan menjelaskan, perekrutan warga sipil dalam komcad mengacu pada UU PSDN untuk Pertahanan Negara.

Komcad disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar, memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama dalam menghadapi ancaman militer.

Program komcad yang melibatkan masyarakat sipil dalam pertahanan negara bukan upaya negara menggelar wajib militer namun lebih kepada mobilisasi sewaktu-waktu jika negara dalam keadaan bahaya yang dinyatakan oleh Presdien dengan persetujuan DPR RI.

Peraturan Pemerintah (PP) tentang pembukaan perekrutan komcad masih dalam proses pembahasan akhir di Sekretariat Negara. Diharapkan PP Komcad dapat segera direalisasikan dan disosialisasikan pada tahun ini juga.


banner
NASIONAL
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Silaturahmi Nasional Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Islam dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)

MEDIA INDONESIA NEWS