bendera

Rabu, 08 Juli 2026    07:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Pembagian Kuota Data Internet Harus Adil


Lian,    03 Oktober 2020,    22:40 WIB

Pembagian Kuota Data Internet Harus Adil
Dr. Magit Les Denny Tewu, SE, MM

Jakarta - mediaindonesianews.com: Bantuan kuota data internet pada September baru menyasar 27,3 juta siswa, guru, mahasiswa dan dosen, jumlah tersebut jauh dari target penerima sesungguhnya. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, target penerima bantuan kuota data internet  mencapai 50.704.847 siswa, 3.424.176 guru, 5.156.850 mahasiswa, dan 257.217 dosen dengan total nilai bantuan Rp 7,2 triliun.


"Ia sayangnya dalam penyalurannya hanya mereka yang memiliki nomor pra bayar yang mendapatkan fasilitas, sementara nomor HP yang pasca bayar tidak mendapatkannya, sehingga bisa saja penyalurannya tidak maksimal dan tepat sasaran, khususnya bagi Siswa, Mahasiswa, Guru,  Dosen yang terlanjur memiliki nomor pasca bayar, seharusnya semua mendapatkan jatah tersebut apakah HP yang prabayar ataupun pasca bayar, bagaimana caranya, harusnya operator bisa memfasilitasinya," ujar Dr. Magit Les Denny Tewu, SE, MM, kepada mediaindonesianews.com.

Lebih lanjut Denny Tewu, mengatakan bahwa bisa saja proses pembagiannya bertahap atau bergelompang, sehingga ada tahap berikutnya karena dalam tata kelola keuangan negara sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) biasanya menjadi faktor pengurang transfer tahun depan. Isu kebijakan program bantuan kuota data internet bukan terletak pada pengembalian pada keuangan negara atau silpa, melainkan sinkronisasi dan efektivitas perencanaan.

"Namun sebagaimana yang saya sampaikan di atas agar pembagian harus diberikan secara adil, apakah yang prabayar maupun pasca bayar," pintanya.


Menurut Denny, saat ini kebutuhan atas kuota bukan hanya untuk kepentingan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saja, namun juga untuk membeli kebutuhan sehari- hari yang dibutuhkan selama pandemi covid-19.

"Jadi bagi saya kebutuhan atas kuota sudah menjadi kebutuhan dasar bagi seluruh masyarakat dalam beraktivitas saat ini," katanya.

Kurangnya pemetaan dan perencanaan program diduga mengakibatkan penyaluran bantuan kuota data internet belum optimal.

"Ya mungkin selain sosialisasi yang masih kurang, juga adanya ketidak adilan atau pemerataan dalam pendistribusiannya khususnya bagi yang pasca bayar yang tidak mendapatkan fasilitas tersebut," pungkas Wakil Rektor II Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta. (Lian)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI mulai mematangkan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Administrasi Pertanahan melalui Focus Group Discussion (FGD)
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memahami besaran biaya resmi sebelum mengurus berbagai layanan pertanahan. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan pelayanan
img
Senin, 06 Juli 2026
Timika - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 orang prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian dan pengabdian terbaik
img
Senin, 06 Juli 2026
Jakarta - Bertempat di Honbu Dojo INKAI Jatinegara, Jakarta, pada Minggu (5/7/2026), dilaksanakan acara pelepasan Tim Karate INKAI Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan SEAKF (South East Asian Karate Federation)
img
Minggu, 05 Juli 2026
Demak, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
img
Minggu, 05 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak agar oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program

MEDIA INDONESIA NEWS