bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    13:05 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Pemerintah Tidak Berdaya Mengatasi Keamanan Warganya


lian,    02 Desember 2020,    00:28 WIB

Pemerintah Tidak Berdaya Mengatasi Keamanan Warganya
Dr. ML. Denny Tewu, SE., MM

Jakarta-mediaindonesianews.com: Terjadinya penyerangan, pembunuhan secara biadab dan pembakaran 6 rumah di wilayah Lewonu Lembantongoa dan Tokeleno, Sulawesi Tengah pada 27 Novermber 2020 lalu yang mengakibatkan satu keluarga (4 orang) meninggal dunia membuat duka yang mendalam bagi keluarga dan kita semua.  


Menurut Dr. ML. Denny Tewu, SE., MM kondisi ini tentu ada saja mereka yang ingin menunjukkan bahwa teroris masih eksis di Indonesia dan memperlihatkan bahwa Pemerintah tidak berdaya mengatasi keamanan warganya, sehingga perbuatan mereka yang biadab dan tidak mencerminkan manusia Pancasilais itu dianggap berhasil untuk menebarkan ketakutan ditengah masyarakat Indonesia.

“Hal-hal  seperti ini tentu harus segera ditindak oleh aparat keamanan, bahkan semua pihak, berapapun harganya agar kedamaian dan kepercayaan dunia terhadap Indonesia dapat tetap terjaga” tegasnya kepada mediaindonesianews.com, Selasa (1/12).

Denny Tewu berharap, dari berbagai rentetan peristiwa terorisme ini patut diselidiki lebih serius oleh aparat TNI dan  kepolisian, khususnya Pemerintah untuk mengusut tuntas dan menangkap para pelaku secara cepat dan tuntas.


“berharap agar peristiwa ini tidak terjadi lagi, karena kejadian ini bukan hal baru di Indonesia dan umat Kristen yang baik tidak akan terpancing dengan berbagai hasutan yang bertujuan memecah belah persatuan di NKRI dengan berbagai teror yang dilakukan atas gereja maupun umat Kristiani” ungkap pengamat politik ini.

Karena kita, lanjut Denny, mengimani dan percaya bahwa Pembalasan adalah Hak Tuhan, dengan iman kami mengampuni para pelaku dan tetap mendoakan mereka dan keluarganya, agar mereka tetap mendapatkan Kasih Tuhan, karena mereka tidak paham apa yang dilakukannya.

Atas kejadian tersebut Umat Kristen sepenuhnya menyerahkan ke Pemerintah sebagai Wakil Tuhan di bumi karena yang berhak memegang senjata dan yang memiliki kuasa untuk menghakimi secara adil dan benar.

“nanti Pemerintahlah yang akan menuntaskannya dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, baik untuk para teroris maupun pemeliharaan terhadap para keluarga korban yang kehilangan, dan pembangunan kembali atas segala kerusakan yang diakibatkan serangan teroris tersebut,”pungkasnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS