bendera

Rabu, 02 September 2026    17:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


Pemerintah Tidak Berdaya Mengatasi Keamanan Warganya


lian,    02 Desember 2020,    00:28 WIB

Pemerintah Tidak Berdaya Mengatasi Keamanan Warganya
Dr. ML. Denny Tewu, SE., MM

Jakarta-mediaindonesianews.com: Terjadinya penyerangan, pembunuhan secara biadab dan pembakaran 6 rumah di wilayah Lewonu Lembantongoa dan Tokeleno, Sulawesi Tengah pada 27 Novermber 2020 lalu yang mengakibatkan satu keluarga (4 orang) meninggal dunia membuat duka yang mendalam bagi keluarga dan kita semua.  


Menurut Dr. ML. Denny Tewu, SE., MM kondisi ini tentu ada saja mereka yang ingin menunjukkan bahwa teroris masih eksis di Indonesia dan memperlihatkan bahwa Pemerintah tidak berdaya mengatasi keamanan warganya, sehingga perbuatan mereka yang biadab dan tidak mencerminkan manusia Pancasilais itu dianggap berhasil untuk menebarkan ketakutan ditengah masyarakat Indonesia.

“Hal-hal  seperti ini tentu harus segera ditindak oleh aparat keamanan, bahkan semua pihak, berapapun harganya agar kedamaian dan kepercayaan dunia terhadap Indonesia dapat tetap terjaga” tegasnya kepada mediaindonesianews.com, Selasa (1/12).

Denny Tewu berharap, dari berbagai rentetan peristiwa terorisme ini patut diselidiki lebih serius oleh aparat TNI dan  kepolisian, khususnya Pemerintah untuk mengusut tuntas dan menangkap para pelaku secara cepat dan tuntas.


“berharap agar peristiwa ini tidak terjadi lagi, karena kejadian ini bukan hal baru di Indonesia dan umat Kristen yang baik tidak akan terpancing dengan berbagai hasutan yang bertujuan memecah belah persatuan di NKRI dengan berbagai teror yang dilakukan atas gereja maupun umat Kristiani” ungkap pengamat politik ini.

Karena kita, lanjut Denny, mengimani dan percaya bahwa Pembalasan adalah Hak Tuhan, dengan iman kami mengampuni para pelaku dan tetap mendoakan mereka dan keluarganya, agar mereka tetap mendapatkan Kasih Tuhan, karena mereka tidak paham apa yang dilakukannya.

Atas kejadian tersebut Umat Kristen sepenuhnya menyerahkan ke Pemerintah sebagai Wakil Tuhan di bumi karena yang berhak memegang senjata dan yang memiliki kuasa untuk menghakimi secara adil dan benar.

“nanti Pemerintahlah yang akan menuntaskannya dengan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, baik untuk para teroris maupun pemeliharaan terhadap para keluarga korban yang kehilangan, dan pembangunan kembali atas segala kerusakan yang diakibatkan serangan teroris tersebut,”pungkasnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Rabu, 02 September 2026
Sumut - TNI melaksanakan respons cepat sekaligus langkah antisipatif menyikapi meningkatnya aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang berstatus Level III (Siaga), Rabu (2/9/2026). Meski belum ada permintaan
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B. memimpin Sidang Penentuan Akhir (Pantukhir) Tahap I Calon Perwira Prajurit Sukarela Dinas Pendek (PSDP) Penerbang TNI TA 2026  yang
img
Rabu, 02 September 2026
mediaindonesianews.com - TNI menyiagakan Tim Alpha untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia, Rabu (2/9/2026). Sebanyak 442 personel tergabung dalam Tim Alpha yang
img
Rabu, 02 September 2026
Palembang - 13 personel Special Operations Forces (SOF) gabungan TNI dan US Army sukses melaksanakan infiltrasi udara dalam Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Lanud Gatot Subroto, Selasa
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Peserta Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan Menembak Mortir dan Menembak Reaksi di Teluk Pandan, Kab. Pesawaran, Lampung, Selasa (1/9/2026). Delegasi negara peserta menguji keterampilan,
img
Rabu, 02 September 2026
Kelapa Gading, mediaindonesianews.com - Seminar Hukum dan Kesehatan sebagai salah satu rangkaian kegiatan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 1

MEDIA INDONESIA NEWS