bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    09:48 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

FOKUS
 


GSPdI Sambut Baik Deklarsi Pemuka Agama Untuk Indonesia


Lian,    08 Oktober 2021,    03:50 WIB

GSPdI Sambut Baik Deklarsi Pemuka Agama Untuk Indonesia
Pdt Muljadi Sulaeman Gembala Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI)

Jakarta-mediaindonesianews.com: Penandatanganan “Deklarasi Agama-agama untuk Indonesia yang Adil dan Damai” oleh Abdul Muqsith Ghozali dari MUI, Gomar Gultom dari PGI, Antonius Suyadi dari KWI, I Nyoman Widia dari PHDI, Gouw Ceng Sun dari Walubi dan Ws. Mulyadi dari Matakin, di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta, Senin (27/9) dan disaksikan langsung oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi yang juga turut menandatangani deklarasi tersebut.


Dalam sambutannya Wamenag menegaskan bahwa, deklarasi ini sejalan dengan ikhtiar pemerintah dalam penguatan moderasi beragama yang berprinsip pada nilai-nilai keadilan dan keseimbangan. Hal ini perlu diperkuat dengan memperluas akses setiap individu untuk dapat mempelajari agamanya secara komprehensif, sehingga tidak terjebak pada klaim kebenaran atas perbedaan pada aspek yang furu‘iyah, bukan bagian dari pokok agama.

Pdt Muljadi Sulaeman Gembala Gereja Sidang Pantekosta di Indonesia (GSPdI) mengatakan bahwa, pihaknya menyambut baik dengan adanya deklarsi pemuka agama untuk Indonesia yang adil dan damai.

“Bagi saya ini perlu terus diingatkan kesatuan dari para pemimpin umat beragama yang tinggal di Negara Indonesia yang majemuk, untuk terus bisa membangun komunikasi saling pengertian dengan di fasilitasi tentunya oleh pemerintah yang tujuannya untuk memperkuat NKRI UUD 1945,  Pancasila sebagai Idiologi Negara dan Kebhinekaan,” ujarnya kepada mediaindonesinews.com, Kamis (7/10).


Bagi Pdt. Muljadi yang telah mengikuti hampir 30 tahun aktif di Aras Nasional dari salah satu payung gereja PGPI, rasanya dari jaman ke jaman deklrasi ini terus dilakukan oleh pemuka-pemuka agama di Indonesia dan yang penting sesungguhnya sekarang deklarasi ini untuk kepentingan secara politis dan juga untuk kepentingan persatuan Bangsa.

“Kami percaya bahwa dulu ada istilah Tri kerukunan (tiga kerukunan) yang pertama, rukun diantara umat satu agama, kedua, bisa rukun dengan umat berbeda agama. Ketiga, rukun dengan pemerintah. Kita bersyukur kalau bahwa sampai sekarang, sudah 76 tahun Indonesia Merdeka walaupun dengan berbagai situasi dari keadaan jaman ke jaman Indonesia masih masih tetap dalam satu kesatuannya dan tidak terpecah pecah seperti bangsa-bangsa yang ada di dunia ini,” katanya.

Menurutnya GSPdI meminta kepada para pimpinan pemuka agama setelah mendeklarasikan dan menyetujui ini harus disosialisasikan di interen agama mereka masing-masing karena sesungguhnya kalau tidak ada media sosial yang mengutip dan menginformasikan diakar rumput di bawah tidak ada yang tau adanya kesepakatan atau deklarasi tadi.

“Jadi yang lebih sekarang bagaimana para pemimpin ini mensosialisasikannya ke daerah daerah. Dan juga tentu deklarasi itu tidak hanya ditingkat nasional, tetapi harusnya mulai turun sampai ditingkat Kelurahan. Kalau sudah bisa terjadi deklarasi ini di tingkat kelurahan saya percaya kerukunan beragama ini bisa diatasi,” pungkasnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS