bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    14:40 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT


Lian,    23 Oktober 2020,    23:07 WIB

Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT
Menteri UMKM Teten Masduki

Kupang-mediaindonesianews.com:  30 perwakilan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang terdiri dari pengusaha dalam penenun kain ikat Nusa Tenggara Timur (NTT), pengusaha kopi, coklat, teh maringga atau teh daun kelor, jus azam, dan sejumlah kerajinan lainnya tergabung di Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) NTT bertemu Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki


Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT

"Semua pelaku UMKM di NTT agar mendirikan dan bergabung dalam koperasi, sebab dengan bergabung dalam koperasi maka kesulitan permodalan, pemasaran dan pengembangan sumber daya manusia bisa diatasi lewat koperasi," tegas Teten dalam keterangan tertulisnya yang diterima mediaindonesianews.com, Jumat (23/10).

Dalam pertemuan tersebut Teten, menjawab keluhan pelaku UMKM diantaranya, kesulitan permodalan dalam berusaha, kesulitan dalam pemasaran serta, masih kurangnya sumber daya manusia pelaku UMKM, Teten juga menjelaskan bahwa pemerintah menyalurkan bantuan untuk UMKM lebih bagus melalui koperasi, demikian juga produk UMKM bisa dipasarkan melalui koperasi.

"Hal seperti inilah yang dilakukan negara-negara maju, seperti Belanda, Jerman dan New Zealand. “New Zealand itu adalah negara UMKM. UMKM mereka berkembang karena mereka berkoperasi. Demikian juga di Belanda dan Jerman,” imbuhnya.


Koperasi Terbaik di Indonesia Sampai Saat Ini Ada Di NTT

Menurut Teten, pihaknya akan menyalurkan bantuan dana untuk pelaku UMKM di NTT melalui LPDB.

“LPDB menyalurkan bantuan melalui koperasi. Makanya ayo terus bergabung dalam koperasi. Ada juga dana Kredit Usaha Rakyat (KUR), dimana pinjaman dengan nilai di bawah Rp 10 juta bunga nol persen,” ujar Teten.

Ditambahkan Teten, partisipasi masyarakat Indonesia untuk berkoperasi hanya 8,41%. Angka tesebut masih sangat rendah dibandingkan persentase negara lain dalam skala global sebesar 16,31%. “Dari 8,41% masyarakat Indonesia yang berkoperasi sebagian besarnya masyarakat NTT,” katanya.  

Mantan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) itu mengatakan, koperasi terbaik di Indonesia sampai saat ini ada di NTT, seperti Koperasi Obor Mas dan Koperasi Pintu Air. “Pemerintah ingin NTT ini merupakan Provinsi Koperasi. Ayo terus semangat berkoperasi,” tegas Teten.

Teten mengatakan, selama ini banyak masyarakat enggan ke koperasi karena banyaknya koperasi gagal bayar uang anggotanya. Koperasi mengumpulkan uang dari anggota namun diinvestasikan di luar kegiatan usaha anggota.

"Koperasi harus menjadi bibit usaha yang menarik untuk investor. Harus ada pembenahan dalam sistem manajerial koperasi, sehingga orang bisa tertarik untuk menaruh simpanan, berinvestasi, atau bahkan menjadi anggota koperasi," tutur Teten.

Menurut Teten, agar masyarakat berinvestasi di koperasi, perlu adanya lembaga penjaminan simpanan khusus koperasi atau seperti Lembaga Simpan Pinjam di perbankan. Dengan penjaminan ini para anggota koperasi merasa aman memiliki dana di koperasi.

Sementara itu Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir LPDB-KUMKM,  Soepomo merasa kagum dengan masyarakat NTT gemar berkoperasi. Oleh karena itu, Soepomo mengajak masyarakat yang belum bergabung dalam koperasi, sudah saatnya bergabung dalam koperasi.

“Kita akan menyalurkan bantuan dana kalau pelaku UMKM bergabung di koperasi,”pintanya.

Pertemuan yang dipimpin oleh  Ketua Dekranas NTT, Julie Sutrisno Laiskodat ini didampingi Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir LPDB-KUMKM, Supomo, dan Deputi Pengawasan KemenkopUKM, Achmad Zabadi dan staf ahli KemenkopUKM, Riza Damanik. (Lian)  


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS