bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    14:39 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HEADLINE
 


KKSB Kembali Serang Warga Sipil Di Papua


ips,    16 November 2020,    02:52 WIB

KKSB Kembali Serang Warga Sipil Di Papua
KKSB Kembali Serang Warga Sipil di Papua

Papua-mediaindonesianews.com: Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) kembali berulah dengan melakukan penembakan beberapa waktu lalu. Akibatnya beberapa masyarakat Papua menjadi korban.


KKSB Kembali Serang Warga Sipil Di Papua

Akhir tahun ini situasi di Papua mulai memanas, karena ada aksi teror dari KKSB. Mereka yang berafiliasi dengan OPM memang sengaja melakukannya, dan itu adalah tradisi tahunan, jelang ultah mereka tanggal 1 Desember. KKSB turun gunung dan memprovokasi warga Papua, serta melakukan berbagai cara agar permintaannya dipenuhi oleh pemerintah daerah.

Sayangnya beberapa hari yang lalu dalam aksi teror KKSB di Nduga merenggut nyawa Yulius Wotepo, seorang warga asli Papua ini meninggal di Rumah Sakit usai tertembak.

Kejadian ini bermula saat Yulius berangkat dari kamp milik perusahaan ke lokasi kerja. Ia membangun jalan di depan rumah Bupati. Lantas karena mendengar ada tembakan, Yulius langsung kembali ke kamp, namun sayang terkena tembakan. Ia dievakuasi ke Mimika namun sayang tak terselamatkan. Hal ini dinyatakan oleh Kabid Humas Polda Papua Ahmad Mustofa Kamal.


Dalam penembakan ini, sebenarnya yang disasar adalah Pos TNI Satgas Penyangga Yonif PR 330/TD Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga. Namun sayangnya yang jadi korban adalah warga sipil. Banyak pihak menyayangkan peristiwa ini karena KKSB benar-benar kejam dan berani menembak orang yang tak memegang senjata.

Jika saja KKSB berhasil ditangkap, maka mereka akan beralasan bahwa Yulius adalah aparat berpakaian preman, namun mereka yang biasa bergerilya tentu tak tahu beda antara aparat berseragam dengan yang sedang menyamar. Sehingga dengan membabi-buta langsung melontarkan peluru.

Peristiwa penembakan ini bukanlah yang pertama. Sebelumnya ada tukang ojek yang jadi korban kekejaman KKSB. Mereka juga berani menembaki para pekerja bangunan di Intan Jaya. Sehingga mencatat rekor sebagai kelompok bersenjata yang bertindak ala preman, dan dibenci oleh warga asli Papua.

KKSB makin gagal dalam mencari simpati rakyat di Bumi Cendrawasih, karena mereka selalu sembarangan dalam melakukan aksi. Ketika tega menghabisi saudara sesuku, maka wajar jika mereka dicari oleh aparat. Karena keberadaannya selalu meresahkan warga Papua, mulai dari yang tinggal di Merauke, Sorong, hingga Mimika.

Saat OPM berulang tahun maka KKSB juga mengeluarkan jurus untuk merayu warga Papua. Mereka meyakinkan bahwa lebih baik membuat negara federal Papua Barat daripada bergabung dengan Indonesia. Negeri kita dianggap penjajah. Padahal mereka tak tahu bahwa masyarakat Papua sudah cerdas dan tak mudah kena bujuk rayu, walau dengan iming-iming materi.

Masyarakat sipil Papua membenci KKSB karena mereka melakukan kekejaman, juga menyalahgunakan dana desa. Di Intan Jaya terpergok ada oknum pejabat desa yang menggunakan uang bantuan untuk membelikan KKSB senjata baru. Kesalahan ini tak bisa ditolerir, karena mereka terbukti pro KKSB, walau mengaku melakukannya di bawah ancaman. (ips)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS