bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    22:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


P-21 Kasus Dugaan Korupsi Jalan Akan Diserahkan ke Kejati Lampung


Bornok,    29 Desember 2022,    23:08 WIB

P-21 Kasus Dugaan Korupsi Jalan Akan Diserahkan ke Kejati Lampung
P-21 Kasus Dugaan Korupsi Jalan Akan Diserahkan ke Kejati Lampung

Lampung-Mediaindonesianews.com: Direktorat kriminal khusus Polda Lampung berhasil mengungkap dugaan kasus tindak pidana korupsi Pekerjaan Kontruksi Preservasi Rekontruksi Jalan Prof Ir Sutami -Sribowono -Sp Sribowono TA 2018-2019.


P-21 Kasus Dugaan Korupsi Jalan Akan Diserahkan ke Kejati Lampung

Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH., M.Si saat menggelar konferensi Pers di GSG Polda Lampung, Lampung Selatan, Kamis (29/12).

“pengungkapan tersebut berdasarkan 4 Laporan Polisi diantaranya Laporan Polisi Nomor: LP/A-347/II/2021/Lpg/ Spkt. Tanggal 26 Februari 2021, Laporan Polisi Nomor: LP/A-348/II/2021/Lpg/ Spkt. Tanggal 26 Februari 2021, Laporan Polisi Nomor: LP/A-491/III/2021/Lpg/ Spkt. Tanggal 23 Maret 2021 dan Laporan Polisi Nomor: LP/A/2008/X/2021, Spkt/ Ditkrimsus/Polda Lampung, Tanggal 12 Oktober 2021 serta berhasil mengamankan 4 Orang tersangka berinisial BWU (Direktur Pt. Usaha Remaja Mandiri), HW (Komisaris Pt. Usaha Remaja Mandiri), SHR (Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan RS (PPK Pengganti).” Paparnya.

Lebih lanjut Zahwani menjelaskan bahwa, kejadian ini berawal pada Tahun Anggaran 2018 - 2019 Kementerian PUPR Dirjen Bina Marga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Provinsi Lampung melaksnakan pengadaan barang dan jasa pada pekerjaan konstruksi preservasi rekonstruksi Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami - Sribawono - Sp. Sribawono (Pn) dengan nilai kontrak sebesar Rp143.050.500.000,- kemudian diadendum menjadi Rp147.533.500.000,- yang dikerjakan oleh PT. Usaha Remaja Mandiri.


Sementara itu Dirreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Arie Rachman Nafarin menjelaskan bahwa modus operandi mereka dengan mengurangi volume pekerjaan dan penggunaan material aspal yang tidak sesuai spesifikasi yang ada pada kontrak.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi sebanyak 60 orang yang terdiri dari 27 orang dari pihak Balai Jalan Wil I Prov. Lampung, 33 orang dari pihak swasta, 4 orang saksi ahli (Ahli Konstruksi Politeknik Negeri Bandung, ahli hukum pidana UI, ahli Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Dan Ahli Badan Pemeriksa Keuangan RI), serta menggeledah, menyita barang bukti serta cek fisik jalan bersama ahli konstruksi Politeknik Negeri Bandung” Katanya.

Lebih lanjut Arie Rachman mengatakan bahwa saat ini berkas ke 4 tersangka tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Tinggi Lampung dan akan dilimpahkan untuk tahap 2 yakni pengiriman tersangka dan barang bukti akan dilaksanakan pada bulan januari 2023.

“adapun barang bukti yang telah berhasil di amankan berupa Dokumen Kontrak Dan Dokumen Lainnya Yang Berkaitan Dengan Pekerjaan Tersebut, Central Processing Unit (CPU), Flash Disk, Laptop, Handphone (HP), Uang Tunai Sebesar Rp10.000.000.000,- dan Rp100.000.000,” bebernya

Menurut Arie Rachman, berdasarkan hasil penghitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pemeriksa Keuangan RI didapat kerugian negara sebesar Rp29.216.412.096,83,- dengan total uang yang diselamatkan sebesar Rp17.293.646.468,-.

“para tersangkan dijerat dengan Pasal 2 atau Pasal 3 UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No. 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1 Jo Pasal 56.” Pungkasnya. (Bornok)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Bali - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal melaksanakan latihan unsur laut dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...

MEDIA INDONESIA NEWS