bendera

Kamis, 03 September 2026    03:16 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Dua Bocah Bermain Korek Api, Gedung Riset Centre Poltek UNSRI Terbakar


Hadi,    10 Januari 2023,    20:07 WIB

Dua Bocah Bermain Korek Api, Gedung Riset Centre Poltek UNSRI Terbakar
Suasana Gedung Riset Centre Poltek UNSRI setelah terbakar

PALEMBANG-mediaindonesianews.com - Suasana di Politeknik Negeri Sriwijaya yang berlokasi di Jalan Srijaya Negara, Kelurahan Bukit Lama, Kecamatan Ilir Barat (IB) I Palembang mendadak menjadi gempar. Pasalnya, kobaran api terlihat di dalam sebuah gedung riset Centre pada Selasa (10/1) sekitar pukul 09.00 WIB.


Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, Api berasal dari dua orang bocah kecil bermain korek api gas di dalam gedung yang belum digunakan tersebut. Diduga dua bocah itu membakar sebuah matras yang kemudian menyambar ke matras lainnya, hingga menimbulkan kobaran api.

Beruntung, api tidak sempat menjalar kemana mana dan Api berhasik dipadamkan setengah jam usai kejadian dengan dibantu empat mobil pemadam kebakaran, yang langsung datang setelah menerima laporan kebakaran tersebut.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo SIK melalui Kabid Humas, Kombes Pol Supriadi kepada wartawan mengatakan, bahwa gedung riset center ini terbakar akibat adanya anak kecil bermain di dalam gedung yang masih kosong atau belum digunakan.


"Informasi yang kita dapatkan dilapangan ada dua orang anak kecil bermain di dalam gedung, mereka masuk dari pintu belakang gedung yang terbuka," ujarnya kepada wartawan di lokasi kebakaran.

Dirinya menjelaskan, bahwa saksi M (10) bermain loncat matras gedung riset lantai 2, kemudian saksi E (9) bermain korek api gas sambil berjalan, setelah itu kedua saksi melihat api ditumpukan matras.

"Karena ketakutan dari keterangan mereka ke anggota kita, mereka berlari keluar gedung sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian keamanan Politeknik Negeri Sriwijaya Prandoko dan saksi Indra Patra melihat keduanya berlari dari dalam gedung," katanya.

Sehingga langsung mengamankan saksi M, namun saksi E berhasil melarikan diri, setelah itu saksi Prandoko dan saksi Indra melihat api dan asap hitam besar yang berasal dari dalam gedung riset.

Kemudian langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran Kota Palembang dan sekira 10 menit kemudian empat unit mobil pemadam kebakaran datang kelokasi dan sekitar pukul 9.30 Wib api berhasil dipadamkan.

"Mendapati informasi ini, anggota kita langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), dan langsung melakukan olah TKP hingga pemasangan Haris polisi di lokasi gedung yang terbakar tersebut," aku dia.

Sedangkan untuk kerugian yang ditimbulkan oleh kejadian ini berupa kerugian materi untuk sementara diketahui sebanyak 29 matras olahraga dengan total Rp87 juta dan jumlah kerugian materi seluruhnya belum dapat ditaksir. 

"Untuk api sendiri padam sekitar pukul 09.30 WIB, dalam insiden kebakaran ini kita memastikan tidak ada korban jiwa," tutup Kompol Rian.

Sementara itu, Kepala Humas Politeknik Negeri Sriwijaya, Edi Aswan mengatakan, bahwa pihaknya mendapatkan informasi dari mahasiswa mengenai kebakaran yang terjadi di gedung riset center Politeknik Negeri Sriwijaya.

"Mendapati informasi itu tim kita langsung ke lokasi dengan membawa alat pemadam api ringan, namun kondisi saat itu api sudah membesar, sehingga pihaknya dengan cepat menghubungi pihak pemadam kebakaran," aku dia.

Lanjut dia mengatakan, bahwa gedung berisikan matras panjang dinding karena gedung ini belum ada isinya. "Setelah api membesar keamanan kita melihat dua anak keluar dari gedung, dimana satu anak dapat dan satunya kabur, dari keterangan anak ini mereka bermain api di dalam gedung yang memicu terjadinya kebakaran," bebernya.

Dirinya menuturkan, bahwa gedung ini bakal digunakan untuk para dosen melakukan riset. "Gedung ini baru dan belum ada isi maupun listriknya, karena gedung ini rencananya untuk digunakan dosen untuk melakukan riset," tandasnya.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS