bendera

Kamis, 03 September 2026    03:17 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Pagar Tembok Pasar Randik Sekayu Sepanjang 24 Meter Ambruk Dihantam Petir


Hadi,    11 Januari 2023,    17:50 WIB

Pagar Tembok Pasar Randik Sekayu Sepanjang 24 Meter Ambruk Dihantam Petir
Pagar Tembok Pasar Randik Sekayu Sepanjang 24 Meter Ambruk Dihantam Petir

Sekayu-Mediaindonesianews.com: Keinginan para pedagang Kaki Lima untuk bisa segera berdagang di pasar Randik, Sekayu nampaknya akan tertunda. Pasalnya, Pagar tembok sepanjang 24 Meter dengan ketinggian 2 meter ambruk setelah dihantam angin kencang dan petir.


Pagar Tembok Pasar Randik Sekayu Sepanjang 24 Meter Ambruk Dihantam Petir

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan menyebutkan, robohnya bangunan yang baru selesai dikerjakan dengan biaya Rp 4,6 Milyar tersebut diduga karena tidak kuat menahan terpaan angin kencang disertai petir pada, Selasa (10/01) malam.

Ambruknya bangunan pagar pasar Randik Sekayu yang belum diresmikan itu memang tidak menimbulkan korban jiwa, namun dengan robohnya bangunan yang dikerjakan oleh CV. Kasam itu membuat jadwal penempatan pedagangan pasar jadi tertunda

Alamsyah, salah seorang pedagang ikan mengatakan bahwa, sebelum pagar ambruk, di lokasi sempat terjadi angin kencang disertai turun hujan dan petir, bersamaan dengan itu dirinya mendengar ada sesuatu yang ambruk.


"Sesaat sebelum kejadian itu angin sangat kencang dan ada petir yang menyambar, semua bangunan pasar namun tidak sampai ambuk. Tapi dari arah luar saat petir menyambar ada suara yang ambruk. Setelah angin dan hujan agak reda saya melihat ke arah belakang ternyata pagar yang baru dibangun itu ambruk," jelasnya.

Sementara itu Supriyanto, Kepala Bidang (Kabid) Sarana Distribusi dan Logistik yang juga sebagai PPK pada bangunan Pasar Randik mengatakan bahwa, pihaknya sudah mengetahui dan sudah mengecek ke lokasi terkait robohnya pagar tembok tersebut.

“Kita sudah minta keterangan beberapa saksi di lapangan, bahwa sebelum terjadinya pagar roboh ada petir yang sangat besar yang menghantam tembok tersebut," katanya saat dikonfirmasi Rabu (11/01),

Lebih lanjut Supriyanto menjelaskna bahwa, bangunan tersebut masih dalam tahap pemeliharaan selama 6 bulan kedepan dan ia sudah menghubungi pihak penyedia atau kontraktor untuk segera dilakukan  perbaikan.

“Kita tidak bisa menghindari bahwa kejadian ini disebabkan alam, meski demikian kita sudah minta pihak kontraktor untuk segera dilakukan perbaikan,” katanya seraya mengatakan, bahwa bangunan pasar Randik Sekayu yang baru tersebut sumber dana dari bantuan Gubernur (Bangub) Sumatera Selatan APBD Provinsi Tahun 2022.

Sementara itu Kepala Disperindag Kabupaten Musi Banyuasin saat akan dikonfirmasi di kantornya sedang tidak berada di tempat. Begitu juga saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak ada jawaban. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS