bendera

Kamis, 03 September 2026    03:17 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Polisi Uji Ulang Pisang Goreng Yang Menewaskan 3 Orang


Bornok,    25 Januari 2023,    16:28 WIB

Polisi Uji Ulang Pisang Goreng Yang Menewaskan 3 Orang
Polisi Uji Ulang Pisang Goreng Yang Menewaskan 3 Orang

Lamteng-Mediaindonesianews.com: Hasil uji laboratorium kasus keracunan yang mengakibatkan 3 orang meninggal dunia, diduga akibat keracunan pisang goreng sudah diterima jajaran Polres Lampung Tengah (Lamteng) Polda Lampung. Hasil tersebut merupakan uji kandungan zat kimia pada barang bukti yang ditemukan Tim Inafis Polres Lampung Tengah di rumah Kakek Nenek yang tewas usai menyantap pisang goreng di Dusun Tanjung Kejawen, Kp. Totokaton, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lamteng, Rabu (25/1)


Seperti diketahui pada hari Selasa 17 Januari 2023 lalu, terdapat 7 orang diduga keracunan pisang goreng, 1 korban meninggal di RSUD Ahmad Yani Kota Metro dan 2 korban lainnya adalah pasangan kakek nenek.

Kelima korban langsung dilarikan ke RSUD Ahmad Yani Kota Metro sekitar pukul 21.00 Wib usai mengkonsumsi pisang goreng di tempat takziah, Namun N (37) warga Metro Utara dinyatakan meninggal dunia saat sebelum tiba dirumah sakit.

Sementara empat korban lainya yaitu AS (66) dan AJ (36) warga Kecamatan Metro Utara serta S (49) dan J (42) warga Kecamatan Punggur, Lampung Tengah kini menjalani perawatan intensif di RSUD Ahmad Yani Kota Metro.


Kasat Reskrim AKP Edy Qorinas, SH., MH mewakili Kapolres Lamteng AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.IK., M.Si mengatakan bahwa barang bukti yang diuji kandungan zat kimianya adalah sisa pisang goreng, alat masak dan bahan yang digunakan.

“pihak Kepolisian langsung menerjunkan Tim Inafis ke TKP untuk mengamankan barang bukti, pada Selasa lalu (17/1), sampel sudah diuji dan hasilnya ada 2 zat kimia yang diduga adalah sumber racun,” kata Kasat saat dikonfirmasi.

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan bahwa uji yang dilakukan tidak menunjukkan hasil jenis zat tersebut secara spesifik. Hanya menunjukkan adanya zat kimia yang tidak biasa terdapat pada alat bukti tersebut, yang diduga racun.

“Lab. di Lampung punya standar konsentrasi zat, jika jumlahnya dibawah standar maka tidak terbaca” ujarnya.

Untuk memastikan hasil tersebut, jajaran Polres Lamteng akan melakukan uji lanjutan di Palembang, Sumatera Selatan.

“Saya dan jajaran berangkat ke Palembang untuk uji ulang barang bukti secara forensik, agar bisa mendapatkan hasil pastinya” jelsanya.

AKP Edy Qorinas mengungkapkan bahwa dalam penyelidikan kasus pisang goreng ini, pihaknya menerapkan Scientific Crime Investigation atau SCI hal ini bertujuan, agar mendapat hasil valid benar tidaknya ada racun dan dapat diketahui jenis racunnya apa, berikut dengan konsentrasi racun tersebut (jika memang ada).

“Walaupun sebelumnya pihak RSAY telah memvonis penyebab tewasnya 3 dari 7 korban, karena keracunan, namun uji Lab harus dilakukan. Pasalnya, pihak rumah sakit tidak memberikan keterangan detail jenis dan konsentrasi racun yang menyebabkan kematian itu. Jika hasil Lab. di Palembang nanti sudah keluar, akan memudahkan dalam penyelidikan lanjutan. Saat ini Kepolisian terus melakukan upaya penyelidikan dengan mematahkan segala asumsi dengan bukti dan data yang jelas,” paparnya. (Bornok)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS