bendera

Kamis, 03 September 2026    07:19 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Mirna Pertanyakan Kehadiran Anaknya di Kepolisian


Leo,    08 September 2023,    06:31 WIB

Mirna Pertanyakan Kehadiran Anaknya di Kepolisian
Laporan Mirna

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Mirna Febriyani istri seorang produser film Dilan 1990 merasa geram sekaligus kaget saat mengetahui bahwa anaknya berada di Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (7/9).


Mirna Pertanyakan Kehadiran Anaknya di Kepolisian

Kabar keberadaan anaknya tersebut diketahui oleh Mirna berdasarkan informasi yang disampaikan langsung oleh Kuasa Hukumnya Sapto Wibowo, SH dari SWS & Partner yang sedang melakukan laporan pengaduan ke unit Harda Polres Metro Jakarta Selatan.

“Saya heran dan kaget tidak ada pemberitahuan dan informasi ke saya ibunya, tahu-tahu ada anak saya disini sehingga saya bertanya kepentingannya untuk apa. Anak saya kan posisinya korban di kasus ini dan dia masih dibawah umur serta dia masih sakit baik sakit fisiknya maupun psikis,” ujarnya dengan nada marah.

Mirna menambahkan keberadaan anaknya bersama terlapor yang notebene bibi anaknya tersebut sudah ditanyakan ke penyidik unit PPA, namun dia mendapat jawaban yang kurang memuaskan.


“Padahal yang diperiksa kan para terlapor dengan Laporan Pengaduan membawa lari anak saya dan mengapa anak saya ada disitu tanpa ada pendampingan dari saya sebagai ibunya. Karena itu saya bertanya kepada Kanit PPA dan beliau pun menjawab tidak tahu mengapa bisa anak saya hadir. Saya berharap pihak kepolisian untuk mengambil anak saya karena anak saya jelas menjadi korban dan saya sebagai ibunya selama 4 tahun ini pernah lagi bertemu dengan anak saya,” katanya.

Sementara itu Sapto menegaskan pihaknya sudah menutup upaya damai lewat mediasi untuk menyelesaikan masalah kliennya.

“Upaya mediasi damai sudah tertutup ya, jadi kami kedepankan jalur hukum. Sedangkan kedatangan kami di Polres Jakarta Selatan sebenarnya untuk mengecek laporan di Unit Harda, namun ketika tiba di Polres tanpa disengaja bertemu dengan pihak yang dilaporkan oleh klien. Jadi kami bukan sengaja untuk membuntuti atau mengikuti mereka karena kami ada laporan perkara yang sedang berlangsung di unit Harda ini,” ujar Sapto.

Sebelumnya, pada tanggal 10 April 2023 Mirna Febriyani juga telah melaporkan ES alias EM alias AS atas dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak seperti yang diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 1946 dengan Pasal 330 KUHP ke Polda Metro Jaya. Laporan teregistrasi dengan nomor: LP/B/1930/IV/2023/SPKT POLDA. (LW).


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS