bendera

Kamis, 03 September 2026    08:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


RIZ Tewas Saat Bertatapan Mata Dengan FAU


Bornok,    04 Januari 2024,    01:16 WIB

RIZ Tewas Saat Bertatapan Mata Dengan FAU
konpres

Lamteng-Mediaindonesianews.com: Tim Gabungan Tekab 308 Presisi Polres Lampung Tengah (Lamteng) dan Polsek Terbanggi Besar berhasil mengamankan FAU (35) yang berprofesi sebagai pencari rongsokan lantaran diduga menikam RIZ (48) hingga tewas saat berpapasan dijalan.


Kapolres Lamteng AKBP Andik Purnomo Sigit, SH., S.IK., MM melalui Kasat Reskrim AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia mengatakan bahwa, kejadian tersebut berawal saat RIZ warga Kelurahan Yukumjaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lamteng yang berprofesi sebagai pedagang ikan berpapasan dengan pelaku yang tak lain adalah tetangga pelaku.

“saat itu korban bersama anaknya sedang jalan pulang usai berdagang ikan di belakang plaza Bandar Jaya, sesampainya dijalan tepatnya Gang Seruni Kelurahan Yukum Jaya, korban bertemu dengan pelaku, Dimana saat itu antara pelaku dan korban saling tatap mata hingga terjadi cekcok atau ribut mulut," kata Kasat saat menggelar konferensi pers dengan didampingi Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Edi Qorinas, Selasa (2/1)

Lebih lanjut Kasat Reskrim menjelaskan bahwa, cekcok mulut tersebut berlanjut sampai terjadi perkelahian, lalu pelaku mencabut pisau dari pinggangnya.


“Pisau yang dipegang pelaku langsung dihunuskan ke korban, hingga mengenai punggung korban sebanyak 2 tempat,” ujarnya

Melihat korban bersimbah darah, lanjut Kasat, pelaku melarikan diri selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit oleh sejumlah warga untuk mendapatkan pertolongan.

"Namun naas sesampainya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak medis," jelasnya.

Meski sempat kabur, pelaku FAU akhirnya menyerahkan diri dengan diantar seorang anggota Polri yang berdomisili disekitar TKP.

“Saat ini, pelaku dan barang-bukti berupa, sebilah senjata tajam jenis pisau  beserta pakaian yang dikenakan oleh korban dan pelaku diamankan pihak kepolisian guna pengembangan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 338 subsider pasal 351 ayat 3, diancam dengan hukuman 12 tahun penjara.” paparnya

Sedangkan tersangka FAU mengaku bahwa aksi nekatnya menikam korban hingga tewas terjadi karena spontanitas, saat berpapasan dijalan.

“Dia bilang ngapa kamu mlotot-mlotot, "Saya jawab disini jalan umum," pungkasnya. (Bornok)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS