bendera

Kamis, 03 September 2026    08:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter


LS,    08 Januari 2024,    00:48 WIB

Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter
Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Taput-Mediaindonesianews.com: Diduga sopir mengantuk, bus penumpang umum bernomor polisi BB 7014 BB dari Sumatera Tapanuli Transfort (STT) terjun ke jurang sedalam 30 meter di jalan lintas Sumatera KM 32–33 Tarutung-Sibolga tepatnya di Dusun Parsingkaman, Desa Pagaranlambung I, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).


Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Peristiwa yang terjadi pada, Minggu, (7/1) sekitar pukul 6.30 WIB tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 10 luka ringan.

Menurut Nelsandi Nasution salah satu penumpang yang selamat mengatakan bahwa, penyebab kecelakaan tersebut diduga karena supirnya mengantuk.

“Saat berangkat dari Tarutung menuju Sibolga sekitar pukul 06.00 WIB, dalam perjalanan saya sudah mengingatkan supirnya bahwa kalau ngantuk lebih baik kita istirahat dulu, namun supir menjawab tidak apa-apa.” Katanya


Tepat di TKP posisi jalan lurus dan menurun, mobil melaju tidak terkontrol lalu terjun kejurang sedalam 30 meter sebelah kiri searah tujuannya.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, SH., S.IK, melalui Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Bus tersebut dikemudikan oleh Madogar Manurung (56) warga Desa Tornauli Dolok, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara itu, mengakibatkan Supir dan 1 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian, 1 orang luka berat dan 10 luka ringan.” ujarnya

Lebih lanjut Dahnial menjelaskan bahwa, korban yang meninggal dunia yaitu supirnya sendiri Madongar Manurung dan FM, sedangkan yang mengalami luka berat yaitu NN dan Luka ringan NA, MS, R, LT, YAN, MT, LMS, TKL, RJL, MTS.

“saat ini pihak kepolisi sudah melakukan olah TKP, sedangkan kedua korban yang meninggal dunia sudah di serahkan kepada keluarganya dan untuk korban luka-luka, setelah sempat di rawat di puskesmas Adiankoting sudah di jemput keluarga masing-masing dan yang luka berat masih dalam perawatan, sedangkan mobilnya masih belum di evakuasi dari jurang menunggu mobil derek tiba.” Pungkasnya (LS)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Baturaja - Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada latihan taktis dan tempur multinasional, tetapi juga diwujudkan melalui aksi nyata kepedulian sosial dan
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera

MEDIA INDONESIA NEWS