bendera

Senin, 19 Oktober 2026    06:11 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter


LS,    08 Januari 2024,    00:48 WIB

Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter
Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Taput-Mediaindonesianews.com: Diduga sopir mengantuk, bus penumpang umum bernomor polisi BB 7014 BB dari Sumatera Tapanuli Transfort (STT) terjun ke jurang sedalam 30 meter di jalan lintas Sumatera KM 32–33 Tarutung-Sibolga tepatnya di Dusun Parsingkaman, Desa Pagaranlambung I, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput).


Diduga Supir Mengantuk, Bus Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Peristiwa yang terjadi pada, Minggu, (7/1) sekitar pukul 6.30 WIB tersebut mengakibatkan 2 orang meninggal dunia, 1 luka berat dan 10 luka ringan.

Menurut Nelsandi Nasution salah satu penumpang yang selamat mengatakan bahwa, penyebab kecelakaan tersebut diduga karena supirnya mengantuk.

“Saat berangkat dari Tarutung menuju Sibolga sekitar pukul 06.00 WIB, dalam perjalanan saya sudah mengingatkan supirnya bahwa kalau ngantuk lebih baik kita istirahat dulu, namun supir menjawab tidak apa-apa.” Katanya


Tepat di TKP posisi jalan lurus dan menurun, mobil melaju tidak terkontrol lalu terjun kejurang sedalam 30 meter sebelah kiri searah tujuannya.

Kapolres Taput AKBP Ernis Sitinjak, SH., S.IK, melalui Kasat Lantas AKP Dahnial Saragih membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Bus tersebut dikemudikan oleh Madogar Manurung (56) warga Desa Tornauli Dolok, Kecamatan Adiankoting, Kabupaten Tapanuli Utara itu, mengakibatkan Supir dan 1 penumpang meninggal dunia di tempat kejadian, 1 orang luka berat dan 10 luka ringan.” ujarnya

Lebih lanjut Dahnial menjelaskan bahwa, korban yang meninggal dunia yaitu supirnya sendiri Madongar Manurung dan FM, sedangkan yang mengalami luka berat yaitu NN dan Luka ringan NA, MS, R, LT, YAN, MT, LMS, TKL, RJL, MTS.

“saat ini pihak kepolisi sudah melakukan olah TKP, sedangkan kedua korban yang meninggal dunia sudah di serahkan kepada keluarganya dan untuk korban luka-luka, setelah sempat di rawat di puskesmas Adiankoting sudah di jemput keluarga masing-masing dan yang luka berat masih dalam perawatan, sedangkan mobilnya masih belum di evakuasi dari jurang menunggu mobil derek tiba.” Pungkasnya (LS)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Bali - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal melaksanakan latihan unsur laut dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...

MEDIA INDONESIA NEWS