bendera

Senin, 19 Oktober 2026    07:08 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Dito Mahendra Jalani Sidang Perdana Senpi Ilegal, Lawyer: Hakim Pasti Obyektif


Leo,    15 Januari 2024,    13:29 WIB

Dito Mahendra Jalani Sidang Perdana Senpi Ilegal, Lawyer: Hakim Pasti Obyektif
Dito Mahendra Jalani Sidang Perdana Senpi Ilegal

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan (Jaksel) mulai menyidangkan kasus dugaan kepemilikan senjata api ilegal dengan tersangka Dito Mahendra, Senin (15/01).

Pejabat Humas PN Jaksel, Djuyamto kepada awak media menjelaskan bahwa sidang perdana tersebut dengan agenda pembacaan surat dakwaan kasus kepemilikan senjata ilegal.

"Agenda ini teregister dengan nomor 32/Pid.Sus/2024/PN.JKT.SEL dengan hakim ketua Dewa Budiwatsara." Katanya, Minggu (14/01)

Sementara itu penasehat hukum tersangka Dito Mahendra, Pahrur Dalimunthe dalam keterangannya kepada awak media meyakini bahwa hakim akan obyektif dalam menilai kasus ini, sebab senjata yang dimiliki kliennya tidak dipakai untuk melakukan kejahatan, namun sebatas hobi mengumpulkan senjata. Hobi koleksi senjata itu juga antara lain disebabkan Dito adalah anggota aktif Perbakin.

"Saya yakin hakim akan sangat obyektif, sebab senjata itu untuk hobi dan menjadi anggota Perbakin," ujarnya Senin pagi (15/01).

Lebih lanjut Pahrur menjelaskan bahwa senjata milik kliennya tersebut dilengkapi  surat dari instansi negara.

"Klien kami memang hobi mengoleksi senjata. Oleh karena itu surat-suratnya lengkap," tegasnya.

Menurut Pahrur, dirinya berharap kasus ini cepat selesai dan tidak perlu dibesar-besarkan karena tidak ada korban jiwa. Selain itu yang bersangkutan bukan seorang pelaku kriminalitas.

"Senjata itu adalah senjata pabrikan semua, jadi tidak mungkin ilegal dan seharusnya klien kami tidak ditahan, karena ada surat-surat yang memungkinkan bisa bebas," paparnya.

Pahrur juga heran kenapa kliennya ditahan sementara untuk kasus yang lain tidak ditahan.

"Sepanjang ada surat, berkaca pada Yasin Limpo tanpa diperiksa dinyatakan bersurat dan saya yakin bisa mematahkan seluruh dakwaan di persidangan sehingga tetap ada peluang bebas untuk Dito Mahendra," pungkasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, Bareskrim Polri menyita 12 senjata sebagai barang bukti kasus kepemilikan senjata api ilegal dengan tersangka Dito Mahendra. Bareskrim menaksir harga 12 senjata yang disita dari Dito itu senilai Rp 3 miliar.

"Sekitar Rp 2-3 miliar mungkin kalau kita menilai. Karena ada beberapa senjata yang cukup mahal di pasaran. Cabot itu termasuk senjata yang mahal," kata Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (21/12/2023).

Djuhandhani merinci 12 senjata ilegal itu terdiri atas 7 pucuk senjata api, 4 pucuk airsoft gun, dan 1 pucuk senapan angin. Selain itu, penyidik menyita 2.157 butir peluru, kelengkapan magasin, amunisi, dan aksesori senjata api lainnya.

Atas perbuatannya, Dito dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman paling tinggi 20 tahun penjara.


Dito Mahendra Jalani Sidang Perdana Senpi Ilegal, Lawyer: Hakim Pasti Obyektif

Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pembacaan esepsi dari terdakwa  (Leo).



banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Bali - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal melaksanakan latihan unsur laut dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...

MEDIA INDONESIA NEWS