bendera

Senin, 20 April 2026    07:36 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


BLT Tak Disalurkan, Oknum Kades Muratara Ditahan Kejari Lubuk Linggau


Agn,    01 Mei 2025,    13:38 WIB

BLT Tak Disalurkan, Oknum Kades Muratara Ditahan Kejari Lubuk Linggau
Istimewa

Lubuk Linggau-Mediaindonesianews.com:  Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Linggau, Sumatera Selatan (Sumsel), akhirnya menahan Saharudin, Kepala Desa Lubuk Mas, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) atas dugaan korupsi dana desa tahun anggaran 2020 - 2021 yang mencapai lebih dari Rp1 miliar.


Dalam keterangannya Kasi Intel Kejari Lubuk Linggau, Armein Ramdhani didampingi Kasi Pidsus menjelaskan bahwa modus korupsi yang dilakukan cukup mencolok yaitu diduga dana desa dikelola secara pribadi oleh tersangka tanpa melibatkan perangkat desa. Akibatnya, sejumlah hak masyarakat dan aparat desa tidak disalurkan sebagaimana mestinya, termasuk honor marbot masjid, guru PAUD, dan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk ratusan warga penerima manfaat selama dua tahun berturut-turut.

“Hari ini, Rabu 30 April 2025, kami telah melakukan tahap II, yaitu pelimpahan berkas, tersangka dan barang bukti dari penyidik Kepolisian ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” katanya.

Lebih lanjut Armein menjelaskan bahwa total Dana Desa yang dikelola oleh Desa Lubuk Mas ditahun 2020-2021 mencapai Rp3 Miliar, namun dalam pelaksanaannya, tersangka diduga mengabaikan mekanisme pelibatan aparat desa dan dari hasil audit Inspektorat Muratara, total kerugian negara mencapai Rp1.000.024.947,139.


“atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 18 ayat (1) huruf b UU RI No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 3 Jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, Jo Pasal 64 KUHP.” ujarnya

Menurut Armein saat ini tersangka resmi ditahan di Rutan Kelas IIA Lubuk Linggau untuk 20 hari ke depan dan seperti diketahui penyidikan kasus ini sempat memakan waktu lama, terutama karena sebagian besar saksi hanya bisa dimintai keterangan saat hari Jumat atau waktu ketika mereka tidak berada di sawah atau ladang.

“Masih ada sekitar sepertiga saksi atau sekitar 80 orang yang belum kami periksa. Dengan penahanan ini, kami berharap proses pemeriksaan terhadap tersangka maupun saksi bisa segera dirampungkan,” pungkasnya. (Agn)


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi

MEDIA INDONESIA NEWS