Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Klungkung–Mediaindonesianews.com: Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Nusa Penida. Dua kapal cepat, Fast Boat Wijaya Buyuk 1 dan Boat Bintang Laut Diving, terlibat tabrakan di perairan Banjar Nyuh pada Rabu (26/11) sekitar pukul 08.00 Wita. Akibat insiden tersebut, delapan penumpang mengalami luka-luka, termasuk lima warga negara asing (WNA) dan tiga warga negara Indonesia (WNI).
Kapolsek Nusa Penida, AKP I Ketut Kesuma Jaya, mengungkapkan bahwa Fast Boat Wijaya Buyuk 1 yang mengangkut 62 penumpang dan 4 anak buah kapal (ABK) berangkat dari Sanur menuju Pelabuhan Buyuk. Setibanya di lokasi kejadian, kapal nahas itu mendapati Boat Bintang Laut Diving melaju dari arah utara dengan kecepatan tinggi.
"Kapten melihat boat tersebut bergerak tidak terkendali. Komunikasi sudah coba dilakukan, namun tidak mendapatkan respons. Boat Bintang Laut Diving kemudian menabrak bagian belakang samping kiri Fast Boat Wijaya Buyuk 1 hingga ujung kapalnya naik dan menembus kaca belakang," ujar AKP I Ketut Kesuma Jaya.
Benturan keras itu menyebabkan delapan penumpang terluka. Korban luka berat meliputi Chu Jungwoo (Korsel), Shakib (AS), serta dua WNI, Sintya Herlinawati dan Risca Hermawan. Sementara korban luka ringan adalah Kim Sumin (Korsel), Lee Yujeong (Korsel), Kong Jongseok (Korsel), dan Indra Pratama Hardiyanto.
“Penanganan pertama dilakukan di Nusa Medica Clinic, Desa Kutampi Kaler, sebelum seluruh korban dirujuk ke BMC Denpasar,” tambahnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kapal dan kelayakan operasional. AKP I Ketut Kesuma Jaya mengimbau seluruh operator kapal untuk meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi SOP pelayaran.
“Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama. Kecepatan, jarak pandang, dan komunikasi antar-kapal wajib diperhatikan untuk mencegah kejadian serupa,” tegasnya. (JroBudi)