bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    13:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Dugaan Kartel Kremasi: Satreskrim Polres Metro Jakbar Periksa Saksi


Lian,    24 Juli 2021,    12:44 WIB

Dugaan Kartel Kremasi: Satreskrim Polres Metro Jakbar Periksa Saksi
Dugaan Kartel Kremasi: Satreskrim Polres Metro Jakbar Periksa Saksi

Jakarta-mediaindonesianews.com: Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) saat ini telah memeriksa beberapa saksi kasus dugaan kartel kremasi yang sempat viral beberapa hari lalu. Hingga hari ini Penyidik telah melakukan pemanggilan terhadap para saksi yang terkait adanya dugaan praktek kremasi tersebut.


Dugaan Kartel Kremasi: Satreskrim Polres Metro Jakbar Periksa Saksi

"Sampai saat ini kami telah memanggil sebanyak 7 orang saksi terkait kasus dugaan praktik kartel kremasi yang sempat viral di Jakarta Barat" ujar Kombes Pol Ady Wibowo dalam keterangannya kepada Humas Polres Metro Jakarta Barat Jumat, (23/7).

Lebih lanjut Ady menjelaskan bahwa, ketujuh orang tersebut dipanggil untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan praktik kremasi.

Sementara dalam kesempatan yang sama Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono menjelaskan terkait viral nya dugaan praktik kartel di sebuah rumah duka di daerah jakarta barat.


"Kami (penyidik) Polres Metro Jakarta Barat hingga saat ini telah memanggil sebanyak 7 orang saksi. Ke 7 orang saksi terdiri dari 2 orang pengelola yayasan mulia di Jakarta Barat, 1 orang pengelola krematorium mulia di karawang, dan 1 orang pembuat narasi viral serta3 orang saksi terkait lainnya" ungkap Joko.

Joko menambahkan, dari hasil pemeriksaan sementara dalam kasus dugaan kartel praktik kremasi tersebut diperoleh adanya dugaan praktek percaloan.

"Namun masing-masing berdiri sendiri (pribadi perorang) tidak terorganisir seperti kartel, Mereka modus nya menaikan harga dengan motif memperoleh keuntungan" tutur Joko.

Kasus viralnya narasi dan foto Nota adanya dugaan kartel kremasi kami juga telah melakukan konfirmasi baik penyebar narasi tersebut saudara martin dengan foto nota dari Sdri Astrid.

"Kami konfirmasi yang bersangkutan tidak adanya kecocokan atau informasi yang tidak saling berkaitan. Hingga saat ini kami juga tidak menerima laporan korban adanya dugaan praktik kremasi. Kami masih menunggu adanya laporan dari korban dan kami masih terus melakukan upaya penyelidikan terkait dugaan praktik kremasi tersebut," tutupnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS