bendera

Kamis, 03 September 2026    00:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Seorang Pria Membunuh Istri dan Anaknya di Kabupaten Ketapang


Adrianus/Budi,    04 Oktober 2022,    12:56 WIB

Seorang Pria Membunuh Istri dan Anaknya di Kabupaten Ketapang
Lustara (38), seorang Pria pelaku pembunuh terhadap Istri dan Anaknya, saat diamankan oleh Petugas Polres Ketapang

Kalbar-Mediaindonesianews.com - Seorang Pria, Lustara (38), warga Desa Kenyabur, tega membunuh istri dan anak laki-lakinya di sebuah pondok di area Ladang Pertanian di Desa Kenyabur, Kecamatan Hulu Sungai, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat, Sabtu malam 1 Oktober 2022, sekitar Pukul 19.00 WIB.


Seorang Pria yang membunuh Istri dan Anaknya tersebut keesokan harinya pun berhasil diamankan oleh petugas gabungan Polres Ketapang dan Polsek Sandai.

Peristiwa pembunuhan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana, melalui Kasat Reskrim AKP Muhammad Yasin, dalam keterangan tertulisnya, Senin 3 Oktober 2022.

Petugas Polres Ketapang saat melakukan identifikasi korban, Minggu 2 Oktober 2022.


“Peristiwa terjadi pada hari Sabtu 01 oktober 2022 sekira pukul 19.00 wib, dimana menurut saksi mata yaitu Sdr Yohanes (67) dan Sdri Peni (63), pasangan suami istri dan merupakan orang Tua Pelaku yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, bahwa saat itu keduanya mendengar keributan dan teriakan dari ke-dua korban Romeda Kolekta (41) dan Al Meisen (7) dari Pondok Ladang yang ditinggali Pelaku bersama Istri dan Anaknya,” ungkap Kasar Reskrim AKP Muhammad Yasin, Senin 3 Oktober 2022, Pukul 11.00 WIB.

Lanjut Kasat Reskrim Polres Ketapang menyampaikan, setelah mendengarkan teriakan dari kedua korban, kedua saksi langsung keluar rumah dengan berbekal alat penerangan lampu sentar. Saksi Peni sempat melihat pelaku dengan memegang sebilah parang, mengejar anaknya yaitu korban Al Maisen dan mengayunkan parang tersebut kearah kepala korban sehingga korban mengalami luka. Setelahnya dalam keadaan gelap, kedua saksi yang ketakutan langsung melarikan diri kearah pemukiman warga Desa Kenyabur.

“Kedua saksi ini langsung lari kearah Desa Kenyabur dan melaporkan kejadian ini ke warga desa. Setelahnya pada pagi keesokan harinya yaitu hari minggu tanggal 02 oktober 2022, pelaku ini kembali ke Desa Kenyabur dan langsung diamankan oleh beberapa warga desa. Pihak kepala desa pun langsung menghubungi petugas Polsek Sandai untuk melaporkan peristiwa ini,” jelas Yasin.

Atas laporan dari Kepala Desa, Petugas gabungan dari Polres Ketapang dan Polsek Sandai yang dipimpin langsung Kasat Reskrim AKP Muhammad Yasin langsung turun ke Lokasi kejadian untuk mengamankan pelaku dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

“Saat petugas tiba di lokasi kejadian, didapati dua orang korban yaitu seorang perempuan atas nama Romeda Kolekta (41) dan seorang anak laki-laki atas nama Al Meisen (7) dalam keadaan meninggal dunia,” tuturnya.

Dari hasil visum dari tenaga medis, AKP Muhammad Yasin mengungkapkan, bahwa korban Romeda Kolekta meninggal dunia akibat luka terbuka karena benda tajam di bagian leher, tenggorokan, bahu dan punggung korban sedangkan korban Al Maisen sendiri meninggal dunia akibat luka terbuka di bagian belakang kepala, leher dan punggung korban.

“Dari keterangan keluarga korban, bahwa pelaku memiliki permasalahan keluarga dengan orang tua istrinya serta pelaku juga sering ribut dengan istrinya,” ujarnya.

Untuk motif pelaku dalam peristiwa ini masih di dalami dengan memeriksa pelaku dan beberapa saksi.

“Selain pelaku, kita juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang dengan panjang 47 cm yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa anak dan isterinya,” pungkas Kasat Reskrim Polres Ketapang.


banner
NASIONAL
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan
img
Rabu, 02 September 2026
Way Kambas, mediaindonesianews.com - TNI melalui Kodam XXI/Radin Inten dan Tim Alpha TNI, meningkatkan pengawasan kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, dengan melaksanakan patroli udara menggunakan

MEDIA INDONESIA NEWS