bendera

Kamis, 03 September 2026    01:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

HUKUM DAN KRIMINAL
 


Perampokan Minimarket Gagal, Usai Aksinya di Ketahui Karyawan


JP,    26 Oktober 2022,    23:57 WIB

Perampokan Minimarket Gagal, Usai Aksinya di Ketahui Karyawan
Perampokan Minimarket Gagal, Usai Aksinya di Ketahui Karyawan

Nanggung-mediaindonesianews.com: Percobaan aksi perampokan di mini market Alfamart oleh seorang pria berinisial MH (31) yang terjadi di wilayah Desa Kalongliud Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor, pada Selasa (26/10) malam berhasil di gagalkan usai aksinya di ketahui karyawan Alfamart.


Kepada awak media, Kapolsek Nanggung, Kompol Achmad Budi Santoso, SH membenarkan kejadian yang terjadi sekitar pukul 20.00 wib, pelaku ini bermodus membeli minuman, lalu membayar ke kasir dan keluar toko, namun berselang 30 menit, pelaku kembali masuk ke dalam toko untuk kembali membeli minuman dan berpura-pura menanyakan ketersediaan satu dus di indomie goreng kepada penjaga toko.

“Seorang Kasir bernama Yadi, yang mencoba melakukan pengecekan ketersediaan mie goreng ke dalam gudang di ikuti oleh pelaku yang kemudian langsung mencekik dan membawanya kasir ke dalam toilet, pada saat di dalam toilet tersebut pun terjadi pemukulan hingga korban Yadi ini berpura-pura pingsan,” ujar Kapolsek.

Lebih lanjut Kapolsek menjelaskan bahwa, saat itu pelaku pun mengikat korban Yadi dengan tali rafia, serta melakban wajahnya di dalam toilet, setelah itu mencoba mencari kunci berangkas di saku celana korban, namun tidak di temukan, hingga pelaku keluar dari pintu gudang dan berpura-pura menanyakan kembali "mba ko lama, Si bapaknya ambil mienya," kepada seorang kasir lainnya bernama Ema.


“kemudian Kasir Ema ini mencoba memanggil rekannya Yadi, yang tak selang berapa lama, keluar pintu toilet hingga terjadi tarik menarik dengan pelaku di depan pintu gudang, korban Yadi pun mencoba berteriak meminta tolong hingga teriakannya tersebut di dengar oleh rekan-rekannya yakni Ema dan seorang pembeli yang berada di kasir serta warga yang berada di luaran mini market, langsung melakukan pertolongan dan mengamankan pelaku,”katanya.

Menurut Kapolsek, dari hasil penyidikan yang dilakukan terhadap Pelaku MH ini, diketahui yang bersangkutan sendiri merupakan mantan karyawan Alfamart dan dari tangan Pelaku diamankan barang bukti berupa satu unit motor milik Pelaku, satu buah Handphone, Pakaian milik pelaku, tas, tali rafia, lakban dan masker yang di balut lakban, Ungkap AKP Achmad Budi.

“Pengungkapan kasus ini pun tak lepas dari peran masyarakat dalam menjaga kondusifitas melalui pemberdayaan masyarakat, Poskamling, ronda keliling hingga dapat meminimalisir terjadinya tidak kejahatan pada malam hari,” pungkas Kapolsek Nanggung AKP Achmad Budi Santoso. (JP)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS