bendera

Kamis, 03 September 2026    07:45 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Rehabilitasi SDN 8 Talang Kelapa Molor, Wali Murid Keluhkan Belajar Daring yang Tidak Efektif


hadi,    08 Desember 2025,    15:18 WIB

Rehabilitasi SDN 8 Talang Kelapa Molor, Wali Murid Keluhkan Belajar Daring yang Tidak Efektif
istimewa

Banyuasin-Mediaindonesianews.com: Proyek rehabilitasi ruang kelas di SDN 8 Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, dikeluhkan para wali murid setelah mengalami keterlambatan penyelesaian. Kondisi tersebut membuat proses belajar mengajar terpaksa dialihkan menjadi sistem daring, yang dinilai tidak efektif dan merugikan perkembangan akademik siswa. Proyek dikerjakan oleh kontraktor pelaksana CV. Jihan Rayya dan hingga 8 Desember masih jauh dari target.


Rehabilitasi SDN 8 Talang Kelapa Molor, Wali Murid Keluhkan Belajar Daring yang Tidak Efektif

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatirannya. Ia menyebut, sistem belajar daring memicu banyak kendala dan membuat anak-anak sulit fokus.

“Akibat keterlambatan pengerjaan rehab ruang belajar ini, siswa dirugikan. Belajar secara daring membuat anak-anak kurang fokus dan minim interaksi dengan guru,” ujarnya.

Para wali murid mendesak pemerintah daerah, terutama Bupati Banyuasin dan Dinas Pendidikan, untuk segera turun tangan dan mengevaluasi keterlambatan tersebut.


“Kami berharap pemerintah dan dinas pendidikan segera bertindak. Keterlambatan ini harus diselesaikan dan diusut tuntas,” tegasnya.

Keluhan serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat. Ia menilai pekerjaan proyek terkesan dikerjakan asal-asalan, meski anggarannya sangat besar mencapai Rp1,2 miliar.

“Kalau dilihat, pengerjaannya asal jadi saja. Sisa material menumpuk, kayu dan pecahan batu berserakan, membahayakan siswa yang berada di dekat lokasi proyek,” ujarnya.

Ia juga menyoroti risiko penurunan kualitas bangunan akibat pengerjaan yang kini terancam dikebut karena telah melewati batas waktu.

“Dengan melewati batas pengerjaan, kami khawatir pemborong akan menyelesaikan asal-asalan. Dinas Pendidikan Banyuasin harus turun tangan mengawasi karena ini sangat rawan penyimpangan,” katanya.

Berdasarkan informasi di lapangan, proyek rehabilitasi tersebut tercatat dalam kontrak Nomor 425/60/SPMK/PPK-PSD/DISDIKBUD/APBD/2025, dengan total anggaran Rp1.288.488.000 yang bersumber dari APBD Banyuasin 2025. Pekerjaan meliputi rehabilitasi lima ruang, terdiri dari ruang guru dan empat ruang belajar, berlokasi di Kelurahan Sukajadi Timur, Talang Kelapa.

Proyek yang seharusnya rampung pada 18 Desember 2025 kini baru mencapai sekitar 50 persen, memaksa siswa tetap belajar dari rumah melalui sistem daring.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor pelaksana, Sanjaya, belum memberikan klarifikasi meski telah dihubungi wartawan. (Hadi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS