bendera

Kamis, 03 September 2026    06:06 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Proyek Strategis Gianyar Diselimuti Tanda Tanya, Pemkab Belum Beri Penjelasan Resmi


JroBudi,    16 Januari 2026,    10:22 WIB

Proyek Strategis Gianyar Diselimuti Tanda Tanya, Pemkab Belum Beri Penjelasan Resmi
istimewa

Gianyar-Mediaindonesianews.com: Pelaksanaan salah satu proyek strategis di Kabupaten Gianyar kini menjadi sorotan publik. Beragam informasi simpang siur beredar luas di media sosial, mulai dari dugaan proses lelang ulang yang dinilai janggal, pergantian kontraktor secara mendadak, hingga kabar pembatalan pinjaman pendanaan dari Bank Pembangunan Daerah (BPD).


Proyek Strategis Gianyar Diselimuti Tanda Tanya, Pemkab Belum Beri Penjelasan Resmi

Namun hingga Jumat (16/1), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gianyar belum menyampaikan keterangan resmi terkait isu yang berkembang tersebut. Sikap diam pemerintah daerah justru memicu spekulasi dan menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai kejelasan dan kelanjutan proyek yang menggunakan anggaran publik tersebut.

Sorotan juga datang dari berbagai pihak. Akun media sosial Gianyar Kiri secara terbuka meminta pimpinan daerah memberikan klarifikasi agar informasi yang beredar tidak terus berkembang tanpa dasar yang jelas. Desakan serupa disampaikan oleh Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Kabupaten Gianyar, Pande Mangku Rata.

Menurut Pande Mangku Rata, kepala daerah memiliki kewajiban konstitusional dan yuridis untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat, khususnya terkait proyek strategis yang dibiayai oleh uang rakyat.


“Proyek ini menggunakan dana publik yang bersumber dari pajak masyarakat. Maka rakyat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi,” tegasnya.

Ia menilai, proyek dengan nilai anggaran besar seharusnya tidak menimbulkan kebingungan dan polemik di ruang publik. Transparansi dan akuntabilitas, kata dia, merupakan prinsip dasar dalam tata kelola pemerintahan yang baik.

“Pemimpin daerah harus hadir menjelaskan kondisi sebenarnya. Jangan biarkan masyarakat hanya menerima informasi dari media sosial tanpa klarifikasi resmi dari pemerintah,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkab Gianyar maupun dinas terkait mengenai status proyek, mekanisme pengadaan, maupun isu pendanaan yang berkembang.

Publik kini menanti sikap terbuka dari pemerintah daerah. Kejelasan informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat serta mencegah munculnya asumsi dan dugaan yang dapat merugikan semua pihak. Transparansi menjadi kunci agar polemik tidak terus berlarut. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS