bendera

Kamis, 03 September 2026    06:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan


JroBudi,    16 Januari 2026,    22:25 WIB

Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan
istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Aktivitas lalu lintas truk pengangkut pasir di kawasan wisata Kintamani, Kabupaten Bangli, menuai keluhan serius dari wisatawan dan masyarakat. Truk bermuatan pasir yang melintas bebas di jam-jam padat kunjungan dinilai mengganggu kenyamanan, membahayakan keselamatan pengguna jalan, serta merusak citra pariwisata daerah. Kondisi tersebut terpantau pada Kamis (16/1).


Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah truk pengangkut pasir melintas dengan muatan berlebih, tanpa penutup terpal, serta melaju dengan kecepatan tinggi. Debu yang beterbangan dan risiko kecelakaan menjadi pemandangan yang kerap ditemui di jalur utama menuju objek-objek wisata di Kintamani.

Seorang wisatawan asal Surabaya, Andika, mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Menurutnya, aktivitas truk pasir sangat kontras dengan suasana wisata yang seharusnya nyaman dan aman.
“Debunya sangat mengganggu dan truk-truknya melintas cukup berbahaya. Ini tidak sesuai dengan citra kawasan wisata,” ujarnya.

Selain berdampak pada kenyamanan wisatawan, lalu lintas truk bermuatan berat tersebut juga diduga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. Beberapa ruas jalan di kawasan Kintamani terlihat mengalami retakan dan lubang, yang dinilai akibat tonase kendaraan yang melebihi kapasitas.


Lalu Lintas Truk Pasir Ganggu Kawasan Wisata Kintamani, Wisatawan Keluhkan Debu dan Keselamatan

Salah satu tokoh masyarakat Desa Songan, Jro Mer, menyampaikan keprihatinannya terhadap minimnya pengawasan dari aparat terkait. Ia menilai pelanggaran lalu lintas oleh truk pengangkut pasir seolah dibiarkan berlangsung tanpa penindakan tegas.

“Kami berharap aparat segera turun tangan. Jangan sampai keselamatan wisatawan dan masyarakat dikorbankan, serta citra Kintamani rusak akibat aktivitas truk pasir yang tidak tertib,” tegasnya.

Kondisi tersebut menjadi sorotan serius bagi Pemerintah Kabupaten Bangli. Penertiban lalu lintas, pembatasan jam operasional truk, serta penegakan aturan dinilai mendesak dilakukan guna menjaga keselamatan pengguna jalan, melindungi lingkungan, dan mempertahankan Kintamani sebagai destinasi wisata unggulan di Bali. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS