bendera

Kamis, 03 September 2026    05:12 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


E-Ticketing Jadi Solusi, Disparbud Bangli Bantah Isu Kebocoran Uang Retribusi


Jro Budi,    19 Januari 2026,    18:09 WIB

E-Ticketing Jadi Solusi, Disparbud Bangli Bantah Isu Kebocoran Uang Retribusi
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bangli, I Wayan Dirga Yusa, menegaskan bahwa isu “kebocoran” pungutan pariwisata yang ramai diperbincangkan di media sosial tidak berkaitan dengan hilangnya uang retribusi yang telah dipungut, melainkan kebocoran potensi pendapatan daerah.


Pernyataan tersebut disampaikan Dirga Yusa sebagai klarifikasi atas berbagai narasi yang menyebut adanya kebocoran retribusi pariwisata, khususnya di kawasan Kintamani.

“Kami perlu meluruskan bahwa yang dimaksud kebocoran adalah kebocoran potensi, bukan uang yang sudah dipungut lalu hilang. Pemungutan retribusi pariwisata di Kintamani telah memiliki dasar hukum yang kuat,” ujar Dirga Yusa, Sabtu (18/1)

Ia menjelaskan, pemungutan retribusi tersebut berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2025, Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2023, serta Surat Keputusan Bupati Bangli Nomor 556/803/2018.


Lebih lanjut, Dirga Yusa mengungkapkan hasil survei Disparbud Bangli menunjukkan masih adanya pengunjung yang masuk ke kawasan wisata melalui jalur alternatif atau di luar jam penjagaan petugas. Kondisi tersebut menyebabkan potensi pendapatan daerah dari sektor retribusi belum tergarap secara maksimal.

“Ini yang kami sebut sebagai kebocoran potensi. Bukan karena uang yang dipungut tidak masuk kas daerah, tetapi karena masih ada pengunjung yang belum terdata,” jelasnya.

Untuk menutup celah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangli berkomitmen memperketat pengawasan serta memperluas penerapan digitalisasi melalui sistem e-ticketing. Langkah ini diharapkan dapat menutup akses jalur alternatif yang tidak terpantau sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.

Dirga Yusa juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat dan pelaku pariwisata, untuk bersama-sama mendukung optimalisasi PAD. Ia menegaskan, apabila ditemukan oknum petugas yang melakukan tindakan merugikan daerah, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada aparat penegak hukum.

“Pemerintah Kabupaten Bangli terus berbenah, baik dari sisi sistem maupun sumber daya manusia, agar pariwisata Bangli semakin tertata, transparan, dan berkualitas,” pungkasnya. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS