bendera

Kamis, 03 September 2026    03:31 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Tak Sekadar Serap Aspirasi, Legislator Bangli Turun Tangan Tangani Banjir Songan


Jro Budi,    22 Februari 2026,    20:36 WIB

Tak Sekadar Serap Aspirasi, Legislator Bangli Turun Tangan Tangani Banjir Songan
istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Penanganan bencana banjir lumpur di Desa Songan, Kecamatan Kintamani, kembali menjadi sorotan. Di tengah kondisi darurat, peran anggota DPRD Bangli terlihat berbeda. Legislator asal daerah pemilihan Kintamani, Wayan Artom Krisna Putra, tidak hanya hadir memantau, tetapi langsung terjun ke lapangan melakukan kerja fisik bersama warga.


Tak Sekadar Serap Aspirasi, Legislator Bangli Turun Tangan Tangani Banjir Songan

Saat banjir melanda pada Sabtu (21/2), Artom terlihat berada di lokasi terdampak, ikut membersihkan lumpur sekaligus berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas PUPR Kabupaten Bangli. Kehadirannya dinilai mempercepat penanganan awal, terutama di titik rawan seperti Banjar Desa dan Banjar Hulundanu.

Menurut Artom, intensitas banjir di dua titik tersebut kini mulai berkurang dibandingkan sebelumnya. Hal ini tak lepas dari upaya pengerukan saluran air yang rutin dilakukan, khususnya di bawah jembatan yang mengalirkan air menuju Danau Batur. Langkah tersebut dinilai efektif menekan luapan lumpur yang kerap mengganggu arus transportasi dan aktivitas warga.

Namun demikian, Artom menegaskan perlunya solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang. Ia menyebut pemerintah desa telah mengusulkan skema penanganan terpadu bersama BP DAS dan Balai Wilayah Sungai (BWS), dengan fokus pada pembangunan jalur air hujan. Selama ini, beberapa ruas jalan di Desa Songan belum dilengkapi drainase memadai.


Tak Sekadar Serap Aspirasi, Legislator Bangli Turun Tangan Tangani Banjir Songan

“Ke depan dibutuhkan kesepakatan antara masyarakat dan pemerintah, terutama terkait pembebasan telajakan untuk pembuatan jalur air. Jika itu bisa terwujud, astungkara banjir dapat dihindari,” ujarnya.

Sementara itu, untuk persoalan genangan air di wilayah Glabakan, Artom mengungkapkan Pemerintah Kabupaten Bangli telah masuk tahap perencanaan teknis. Dinas PUPR disebut telah melakukan survei lokasi dan merancang pembangunan sodetan sepanjang 252 meter. Selain itu, sodetan lain direncanakan dari wilayah Celok menuju Danau Batur dengan panjang sekitar 1.300 meter.

Langkah-langkah tersebut diharapkan menjadi solusi permanen guna mengurangi risiko banjir lumpur yang selama ini menjadi ancaman rutin bagi warga Desa Songan. (JroBudi).


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS