bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    23:57 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani


JroBudi,    26 Februari 2026,    23:19 WIB

Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Komisi II DPRD Bangli menyoroti keluhan petani jeruk dan cabai di Kintamani yang terancam gagal panen akibat serangan penyakit. Beragam upaya pengendalian telah dilakukan petani, namun belum membuahkan hasil, sehingga kekhawatiran kerugian kian membesar.


Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani

Keluhan tersebut disampaikan petani Desa Bonyoh, I Ketut Lingga, yang mengungkapkan tanaman cabai dan jeruk miliknya tidak lagi bisa diandalkan untuk menopang ekonomi keluarga. Cabai mengalami keriting daun, kerdil, layu hingga mati, meski telah dilakukan penanaman ulang dan penyemprotan berbagai obat.

"Sementara itu, buah jeruk terserang penyakit, membusuk saat masih kecil, lalu rontok dari pohon." Katanya, Kamis (26/2)

Kondisi serupa juga dilaporkan Wayan Jaba petani Jeruk Desa Suter yang menyebut sebagian besar tanamannya seluas sekitar 2,5 hektare mengalami rontok buah akibat penyakit. Buah yang belum matang menunjukkan titik hitam, membusuk, kemudian jatuh. Daun jeruk menguning, yang diduga menandakan gangguan pada akar dan batang.


Diketahui, sejumlah petani di kawasan sentra jeruk mulai mengembangkan cabai sebagai strategi diversifikasi agar tidak bergantung pada satu komoditas. Namun, pada musim hujan kali ini, kedua komoditas justru terserang penyakit secara bersamaan, sehingga petani kian terpukul.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Bangli I Made Diksa menegaskan pentingnya pendampingan intensif oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bidang pertanian. Menurutnya, PPL perlu lebih sering turun ke lapangan untuk mendampingi petani, sekaligus memberikan arahan pemilihan varietas dan teknik budidaya yang tepat pada musim hujan. Ia juga meminta PPL melaporkan kondisi riil di lapangan agar dapat dibahas dalam rapat kerja Komisi II.

“Pada musim hujan, petani harus ekstra hati-hati dan telaten. Pendampingan PPL menjadi kunci untuk meminimalisir risiko kerugian dan gagal panen,” ujar Made Diksa. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL bersama unsur Maritime Tactical Operations (MTO) Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan infiltrasi bawah air dalam simulasi penyiapan pantai pendaratan...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Bali - KRI Sultan Iskandar Muda (SIM)-367 dari Satuan Kapal Eskorta (Satkor) Koarmada II bersama Helikopter Panther HS-1305 Puspenerbal melaksanakan latihan unsur laut dengan tiga kapal perang Angkatan Bersenjata Australia...
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...

MEDIA INDONESIA NEWS