bendera

Kamis, 03 September 2026    01:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani


JroBudi,    26 Februari 2026,    23:19 WIB

Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani
Istimewa

Bangli-Mediaindonesianews.com: Komisi II DPRD Bangli menyoroti keluhan petani jeruk dan cabai di Kintamani yang terancam gagal panen akibat serangan penyakit. Beragam upaya pengendalian telah dilakukan petani, namun belum membuahkan hasil, sehingga kekhawatiran kerugian kian membesar.


Komisi II DPRD Bangli Soroti Ancaman Gagal Panen Jeruk dan Cabai di Kintamani

Keluhan tersebut disampaikan petani Desa Bonyoh, I Ketut Lingga, yang mengungkapkan tanaman cabai dan jeruk miliknya tidak lagi bisa diandalkan untuk menopang ekonomi keluarga. Cabai mengalami keriting daun, kerdil, layu hingga mati, meski telah dilakukan penanaman ulang dan penyemprotan berbagai obat.

"Sementara itu, buah jeruk terserang penyakit, membusuk saat masih kecil, lalu rontok dari pohon." Katanya, Kamis (26/2)

Kondisi serupa juga dilaporkan Wayan Jaba petani Jeruk Desa Suter yang menyebut sebagian besar tanamannya seluas sekitar 2,5 hektare mengalami rontok buah akibat penyakit. Buah yang belum matang menunjukkan titik hitam, membusuk, kemudian jatuh. Daun jeruk menguning, yang diduga menandakan gangguan pada akar dan batang.


Diketahui, sejumlah petani di kawasan sentra jeruk mulai mengembangkan cabai sebagai strategi diversifikasi agar tidak bergantung pada satu komoditas. Namun, pada musim hujan kali ini, kedua komoditas justru terserang penyakit secara bersamaan, sehingga petani kian terpukul.

Menanggapi situasi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Bangli I Made Diksa menegaskan pentingnya pendampingan intensif oleh Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) bidang pertanian. Menurutnya, PPL perlu lebih sering turun ke lapangan untuk mendampingi petani, sekaligus memberikan arahan pemilihan varietas dan teknik budidaya yang tepat pada musim hujan. Ia juga meminta PPL melaporkan kondisi riil di lapangan agar dapat dibahas dalam rapat kerja Komisi II.

“Pada musim hujan, petani harus ekstra hati-hati dan telaten. Pendampingan PPL menjadi kunci untuk meminimalisir risiko kerugian dan gagal panen,” ujar Made Diksa. (JroBudi)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS