bendera

Kamis, 03 September 2026    01:52 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi melalui Pembangunan ZI


Badarudin,    27 Februari 2026,    21:42 WIB

Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi melalui Pembangunan ZI
Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Tegaskan Komitmen Reformasi Birokrasi melalui Pembangunan ZI

Makassar - Lanud Sultan Hasanuddin resmi mencanangkan Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBK) di Gedung Serba Guna Lanud Sultan Hasanuddin, Jumat (27/2/2026). Pencanangan ini merupakan komitmen berkelanjutan dalam mewujudkan pemerintahan yang profesional, bersih dari korupsi, dan berorientasi pada pelayanan publik.


 

Pencanangan ditandai dengan pembacaan deklarasi komitmen, penandatanganan pakta integritas, serta penandatanganan komitmen bersama oleh Komandan Lanud dan pejabat jajaran serta personel Lanud HND. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat reformasi birokrasi serta membangun sistem tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel.

 


Dalam sambutannya, Komandan Lanud Sultan Hasanuddin Marsma TNI Arifaini Nur Dwiyanto, M.Han. menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar agenda seremonial, melainkan transformasi nyata dalam pola pikir, budaya kerja, dan sistem pengawasan internal. Setiap personel dituntut untuk menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam pelaksanaan tugas.

 

Pembangunan ZI di Lanud Sultan Hasanuddin difokuskan pada enam area perubahan, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, penguatan pengawasan, serta pelayanan publik. Seluruh area tersebut diarahkan untuk menciptakan birokrasi yang bersih, efektif, efisien, dan responsif terhadap tantangan tugas pertahanan udara.

 

Sebagai salah satu pangkalan udara strategis di kawasan timur Indonesia, Lanud Sultan Hasanuddin berkomitmen membangun sistem kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, serta mampu memberikan pelayanan terbaik baik kepada internal organisasi maupun masyarakat.

 

Melalui pencanangan yang merupakan langkah awal Pembangunan Zona Integritas ini, diharapkan terwujud satuan kerja yang berintegritas tinggi, profesional, dan berdaya saing, sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi TNI Angkatan Udara. (Pen Lanud Sultan Hasanuddin)

 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS