Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Kobar-Mediaindonesianews.com: Proyek peningkatan jalan ruas Simpang Runtu menuju Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan masyarakat setelah aktivitas pekerjaan di lapangan disebut tidak lagi terlihat dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut memunculkan keluhan dari pengguna jalan karena masih banyak ditemukan ruas jalan berlubang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, proyek yang berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Satuan Kerja Wilayah I Kalteng itu memiliki nilai kontrak sekitar Rp92 miliar dan dikerjakan oleh PT Roading Multi Makmur Indonesia.
Sejumlah warga menyatakan aktivitas pengerjaan di lokasi proyek tidak terlihat lagi dalam beberapa minggu terakhir. Mereka juga menyoroti masih banyaknya lubang di sejumlah titik jalan yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, warga mempertanyakan keberadaan papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Menurut mereka, papan proyek penting sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan kegiatan yang dibiayai negara.
"Jalan ini merupakan jalur penghubung antarkabupaten sekaligus akses antarprovinsi, sehingga kondisinya sangat berpengaruh terhadap aktivitas masyarakat dan distribusi barang," ujar salah seorang pengguna jalan yang ditemui di lokasi.
Masyarakat berharap Kementerian PUPR melalui Satuan Kerja Wilayah I Kalteng segera melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek tersebut, termasuk memastikan pekerjaan kembali berjalan sesuai jadwal dan memperbaiki ruas jalan yang masih mengalami kerusakan.
Ruas Simpang Runtu–Lamandau merupakan salah satu jalur strategis yang menghubungkan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dengan Kabupaten Lamandau serta menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi di wilayah Kalteng.
Sementara itu pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah maupun PT Roading Multi Makmur Indonesia belum bisa di hubungi terkait penyebab belum terlihatnya aktivitas pekerjaan di lapangan. (RN)