Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Kuala Kapuas-Mediaindonesianews.com: Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Mahakam, Kelurahan Selat Hulu, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menggelar shalat Istisqa secara berjamaah, Kamis (3/9)
Shalat Istisqa atau shalat meminta hujan tersebut dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB di halaman sekolah dan diikuti seluruh guru serta siswa kelas 1 hingga kelas 6.
Kegiatan tersebut digelar di tengah kondisi Kabupaten Kapuas yang masih diselimuti kabut asap dan cuaca panas. Para siswa dan guru yang berangkat ke sekolah juga diwajibkan menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan kabut asap.
Kepala MIN 1 Mahakam, Ahmad Yani, M.Pd., mengapresiasi semangat para siswa serta dukungan orang tua yang mengantar dan menjemput anak-anak mereka untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Semoga dengan doa-doa yang kita panjatkan kepada Allah SWT dan bershalawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, nantinya hujan berkah segera turun dan kabut asap segera hilang," ujar Ahmad Yani sebelum pelaksanaan shalat Istisqa.
Shalat Istisqa tersebut dipimpin Guru MIN 1 Mahakam, H. Ardani, S.Pd.I., sebagai imam. Sementara khotbah disampaikan Samsuni, S.Pd.I.
Dalam khotbahnya, Samsuni mengajak para siswa dan guru untuk meneladani sifat serta akhlak Nabi Muhammad SAW, termasuk kepedulian terhadap lingkungan.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga bumi dengan penuh kasih sayang, menjaga keseimbangan ekosistem, merawat sumber daya alam, serta menghindari perilaku pemborosan.
Menurutnya, menjaga tumbuhan dan hewan serta lingkungan merupakan bagian dari upaya manusia menjalankan tanggung jawab terhadap alam.
Selain itu, jamaah juga diajak memperbanyak shalawat kepada Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk penghormatan terhadap ajaran beliau yang mengandung nilai kasih sayang terhadap sesama dan alam semesta.
Kegiatan shalat Istisqa di MIN 1 Mahakam diharapkan menjadi momentum bagi para siswa untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan di tengah kondisi kabut asap dan cuaca panas yang melanda wilayah Kapuas. (Eben)