bendera

Kamis, 03 September 2026    04:22 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelantikan 594 Putra Terbaik Papua Jadi Prajurit TNI AD


Tim Red,    11 April 2021,    11:17 WIB

Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelantikan 594 Putra Terbaik Papua Jadi Prajurit TNI AD
Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelantikan 594 Putra Terbaik Papua Jadi Prajurit TNI AD

Jayapura-mediaindonesianews.com: Setelah menempuh pendidikan selama 5 Bulan di Rindam XVII/Cenderawasih, 594 mantan Prajurit Siswa Sekolah Calon Tamtama (Secata) TNI AD mengikuti pelantikan dan pengambilan Sumpah dalam Upacara Penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gel. II TA 2020 OV TA 2021, Sabtu (10/4).


Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelantikan 594 Putra Terbaik Papua Jadi Prajurit TNI AD

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, MA, bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus memimpin pelantikan dan penyumpahan secara virtual di Aula Tonny A Rompis Makodam XVII/Cenderawasih dan di Gedung Serbaguna Rindam serta tetap mempedomani aturan protokol kesehatan.

Dalam amanatnya Pangdam mengucapkan selamat dan sukses kepada mantan Prajurit Siswa yang telah dilantik sebagai Prajurit TNI AD dengan pangkat Prajurit Dua.

“Selamat dan sukses kepada Mantan Prajurit Siswa yang telah dilantik menjadi Prajurit TNI AD dan berhak menyandang pangkat Prajurit Dua,” ucap Pangdam.


Pangdam XVII/Cenderawasih Pimpin Pelantikan 594 Putra Terbaik Papua Jadi Prajurit TNI AD

Selanjutnya Pangdam memberikan beberapa penekanan kepada para mantan siswa untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan keimanan serta ketaqwaan kepada Tuhan YME dan juga menjaga loyalitas sebagai prajurit TNI AD kepada NKRI dan sekaligus menjaga nama baik TNI AD dimanapun berada.

Lebih lanjut Pangdam menyampaikan untuk meningkatkan semangat, motivasi, disiplin dan jiwa korsa serta tekat yang bulat untuk menjadi prajurit TNI AD yang profesional.

"Jadilah prajurit yang selalu mencintai dan dicintai rakyat. Hindari sikap dan perilaku yang dapat merugikan dan menyakiti hati rakyat serta merusak citra TNI AD," kata Pangam.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Ignatius Yogo juga menekankan agar para prajurit yang dilantik untuk mengasah terus pengetahuan dan keterampilan yang telah ditempuh selama menjalani pendidikan, agar menjadi prajurit yang tangguh, tanggap, tanggon dan trengginas sehingga menjadi pengawal tetap berkibarnya bendera Merah Putih dan menjaga kedaulatan NKRI.

"Pegang teguh sumpah yang telah diucapkan karena sumpah adalah janji suci seorang prajurit yang disaksikan langsung oleh Tuhan Yang Maha Esa. Jadikan landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian sebagai prajurit TNI AD," tutup Pangdam.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS