bendera

Kamis, 03 September 2026    04:20 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Satgas Yonif 642/Kapuas Bagikan Takjil di Perbatasan


Tim Red,    16 April 2021,    02:17 WIB

Satgas Yonif 642/Kapuas Bagikan Takjil di Perbatasan
Satgas Yonif 642/Kapuas Bagikan Takjil di Perbatasan

Sambas-mediaindonesianews.com: Di bulan Ramadhan penuh berkah ini, Satgas Pamtas Yonif  642/Kapuas yang bertugas di perbatasan RI-Malaysia ikut berbagi kepada masyarakat dengan membagikan makanan dan minuman untuk berbuka puasa (takjil) di Dusun Sempadan, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalbar, Kamis (15/4).


Satgas Yonif 642/Kapuas Bagikan Takjil di Perbatasan

Dansatgas Pamtas Yonif 642/Kapuas Letkol Inf Alim Mustofa mengatakan bahwa, kegiatan berbagi takjil di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih mewabah ini, digelar personel Satgas Pos Temajuk untuk meringankan beban sesama saat berbuka puasa.

“Dengan senyum, sapa dan salam, kegiatan yang dipimpin Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat, begitu bersemangat untuk membagikan makanan berbuka puasa kepada warga dusun Sempadan,” ungkapnya.

Menurut Letkol Inf Alim Mustofa, kegiatan bagi-bagi takjil ini, selain sebagai bentuk kegiatan teritorial di wilayah tugas, juga untuk lebih mendekatkan diri dan mempererat silaturahmi dengan warga setempat. Takjil tersebut diberikan kepada warga secara door to door kepada warga.


Satgas Yonif 642/Kapuas Bagikan Takjil di Perbatasan

“Mudah-mudahan, apa yang kami lakukan ini membantu warga, dan semakin memanunggalkan TNI dengan rakyat, sehingga TNI akan semakin kuat bersama rakyat,” pungkasnya.

Danpos Temajuk Letda Inf Ryan Hidayat juga menambahkan, aksi berbagi takjil ini bertujuan untuk menyemarakan kemeriahan suasana puasa Ramadhan di wilayah perbatasan RI-Malaysia, meskipun di tengah kondisi pembatasan sosial akibat pandemi Covid-19.  

“Sambil membagi-bagikan takjil, personel juga memberikan edukasi kepada warga untuk rajin mencuci tangan, memakai masker saat beraktivitas di luar rumah, serta menjaga jarak aman dengan sesama,” tuturnya.

Sementara itu, Risa (42) salah satu warga yang sempat ditemui mengaku sangat terkesan dengan empati prajurit Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 642/Kapuas yang turun langsung ke rumah-rumah warga untuk bagi-bagi takjil sebagai panganan berbuka puasa.

Warga pun berharap, kegiatan serupa bisa terus dilakukan oleh Satgas, terutama di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini.

“Kegiatan bagi-bagi takjil seperti ini, semakin membuat kami sebagai rakyat bertambah bangga memiliki TNI. Semoga TNI semakin jaya, dan kuat dalam melindungi rakyat dan negara Indonesia,” pungkas ibu Risa.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS