bendera

Kamis, 03 September 2026    07:44 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Siap Melayani Masyarakat Di Pegunungan Tengah Papua


Tim Red,    18 Juni 2021,    23:18 WIB

Siap Melayani Masyarakat Di Pegunungan Tengah Papua
Yonif RK 751/VJS

Papua - mediaindonesianews.com: Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Batalyon Infanteri Raider Khusus 751/Vira Jaya Sakti (Yonif RK 751/VJS) yang berada dibawah Komandan Komando Pelaksana Operasi (Dankolakops) Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, berangkat dari Bandara Sentani Jayapura menuju daerah penugasan dengan menggunakan Pesawat Hercules TNI AU dalam beberapa kali pemberangkatan, Jumat (18/6/2021).


Siap Melayani Masyarakat Di Pegunungan Tengah Papua

Daerah penugasan Yonif RK 751/VJS meliputi Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Yalimo, Kabupaten Yahokimo, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS yang dipimpin oleh Letkol Inf Dedy Dwi Cahyadi sebagai Komandan Satgas, disiapkan untuk hadir ditengah masyarakat untuk melayani dan membantu kesulitan masyarakat di sekitar daerah operasi.

Dankolakops Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan dalam sambutannya memberikan motivasi dan arahannya kepada seluruh personel Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS. “Personel Satgas harus dapat meraih hati masyarakat dengan pendekatan kesejahteraan, keagamaan, kebudayaan, hukum dan HAM juga pelestarian lingkungan,” ujarnya.


Siap Melayani Masyarakat Di Pegunungan Tengah Papua

Besar harapannya agar personel Satgas selalu menjalin hubungan baik dengan Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di wilayah penugasan, baik itu Kepala Suku/Tokoh Adat Pimpinan Wilayah untuk bekerja sama dan menghindari segala bentuk pelanggaran.

“Laksanakan tugas yang dipercayakan ini dengan sebaik-baiknya, jaga kehormatan diri, satuan, nama baik Yonif RK 751/VJS  dan khususnya TNI-AD. Hindari hal-hal yang mengarah kepada kesalahan prosedur, pelanggaran hukum dan lain sebagainya yang dapat menjatuhkan citra TNI dan khususnya Yonif RK 751/VJS,” tegasnya.

“Saya berharap kepada seluruh prajurit Satgas Pamrahwan Yonif RK 751/VJS periode 2021 untuk tetap utamakan kewaspadaan dan keselamatan, selalu melakukan pengamanan personel dan materiil, baik selama pergeseran pasukan maupun selama bertugas di daerah operasi. Berangkat dan kembali pun harus lengkap dan aman serta jadilah Ksatria Pelindung Rakyat yang sejati seperti semboyan Kodam XVII/Cenderawasih,” kata Brigjen TNI Izak Pangemanan. (Tim Red)


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS