bendera

Jumat, 09 Oktober 2026    16:28 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Kasus 349 Triliun, Berpotensi Memicu Revolusi Sosial


ben,    01 April 2023,    16:47 WIB

Kasus 349 Triliun, Berpotensi Memicu Revolusi Sosial
Yudi Syamhudi Suyuti

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kasus dugaan kejahatan keuangan 349 T yang diungkap Ketua Komite Nasional Pengendalian Tindak Pidana Pencucian Uang (KNPTPPU) dan jajarannya, harus benar-benar dituntaskan hingga benar-benar tuntas. Hal ini diungkapkan Yudi Syamhudi Suyuti, Koordinator Eksekutif Jaringan Aktivis Kemanusiaan Internasional (JAKI) melalui rilis yang diterima redaksi mediaindonesianews.com, Sabtu (1/4)


Menurut Yudi, Presiden Jokowi juga harus benar-benar memberikan atensi dan terlibat secara strategis dalam penanganan kasus tersebut. Karena, jika tidak dituntaskan secara tuntas, maka kasus-kasus kejahatan keuangan lain yang lebih besar akan muncul. Dan ini berpotensi memicu terjadinya revolusi sosial.

“Potensi ini tidak main-main, krisis keuangan perbankan yang menimpa Amerika Serikat menjadi gambaran gelombang anjloknya perekonomian Negaranya.” katanya

Sementara di Indonesia, lanjut Yudi terbongkarnya kejahatan keuangan berupa pencucian uamg yang dioperasikan Kementerian Keuangan, berdampak ketidakpercayaan publik pada institusi lembaga Pemerintahan.


“Nanti institusi apa lagi yang terbongkar dan angkanya jangan-jangan lebih spektakuler lagi. Dan bahayanya lagi, bahwa kasus pencucian uang juga melibatkan perbankan, pasar modal dan platform-platform keuangan lainnya. Termasuk investasi melalui jasa keuangan digital untuk mencuci uangnya.” ujarnya

Lebih lanjut Yudi menjelaskan bahwa sementara rakyat ditingkat akar rumput semakin sulit. Bayar listrik sulit, biaya anak sekolah sulit, kebutuhan makan sehari-haripun juga semakin berat. Seperti beras mahal yang ada indikasi ditimbun. Belum lagi jeratan pinjaman online, meskipun legal yang digunakan untuk usaha, akan tetapi rantai ekonomi rata-rata, baik ditingkat keluarga, yang bersumber daru bekerja maupun berusaha melalui UMKM jauh dari seimbang. Atau bisa disebut lebih besar pasak daripada tiang.

“Kesenjangan rakyat banyak akar rumput dengan para pelaku kejahatan keuangan dengan terbongkarnya uang gelap ratusan triliun, tentu membuat rakyat semakin hari, semakin sakit hati. Ini bahaya. Karena akan menghasilkan krisis kepercayaan terhadap lembaga-lembaga Pemerintah, DPR dan lembaga-lembaga lainnya. Termasuk Partai Politik. Karena dugaan-dugaan dapat merembet kemana-mana.” jelasnya

Jadi atas kejadian ini, masalah kejahatan keuangan ini harus benar-benar dituntaskan sampai benar-benar tuntas. Dampaknya sangat besar jika tidak tuntas. Revolusi sosial berpotensi terjadi.

“Kami berharap Presiden Jokowi benar-benar serius menangani ini bersama Pak Mahfud MD dan Aparat Penegak Hukum. Sebelum bara api ini membesar dan sulit dipadamkan.” Pungkasnya (Ben)


banner
NASIONAL
img
Jumat, 09 Oktober 2026
Maybrat - Tim Satgas Yonif 9 Marinir terlibat kontak tembak dengan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya di kawasan Sungai Frambu, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, Jumat (9/10/2026). Berdasarkan laporan...
img
Jumat, 09 Oktober 2026
Kalbar - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. meninjau kesiapan dan perkembangan Yonif TP 926/Pangalangok Libau di Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (8/10/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan...
img
Kamis, 08 Oktober 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. bersama Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si. bertindak selaku Inspektur Upacara memimpin Wisuda Prajurit Taruna Akademi TNI...
img
Kamis, 08 Oktober 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, menegaskan pentingnya integrasi data hak atas tanah, tata ruang, dan nilai tanah untuk memperkuat...
img
Kamis, 08 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri taklimat Presiden RI Prabowo Subianto kepada 800...
img
Rabu, 07 Oktober 2026
Ternate-Mediaindonesianews.com: Masyarakat yang mengurus pendaftaran tanah pertama kali kini mendapat kepastian lebih jelas mengenai jadwal pengukuran bidang tanah. Melalui layanan Pengukuran Terjadwal, pemohon dapat mengetahui waktu pelaksanaan pengukuran sejak awal...

MEDIA INDONESIA NEWS