bendera

Rabu, 22 Juli 2026    06:10 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Dituding Menyerah, Roy Suryo Cs Tegaskan Permintaan SP3 Bukan Akhir Perjuangan


Fathan,    17 Februari 2026,    13:26 WIB

Dituding Menyerah, Roy Suryo Cs Tegaskan Permintaan SP3 Bukan Akhir Perjuangan
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Tim yang dipimpin oleh Roy Suryo membantah anggapan bahwa permintaan penghentian penyidikan (SP3) dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo merupakan bentuk menyerah. Dalam konferensi pers di Resto Larazetta, Tebet, Jakarta Selatan, mereka menegaskan langkah tersebut justru bagian dari strategi hukum.


Kuasa hukum tim, Refly Harun, menyatakan permohonan penghentian penyidikan diajukan karena pihaknya menilai terdapat cacat prosedur sejak awal proses hukum berjalan.

“Permintaan penghentian penyidikan bukan bentuk menyerah, melainkan karena proses hukum dinilai cacat sejak awal,” ujar Refly di hadapan awak media, Senin (16/2)

Pendapat serupa disampaikan mantan Wakapolri Oegroseno. Ia menilai penerapan restorative justice (RJ) yang disertai penerbitan SP3 terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis seharusnya berdampak pada terlapor lain dalam perkara yang sama. Menurutnya, jika suatu perkara telah dihentikan melalui SP3, maka secara prinsip hukum tidak dapat dilanjutkan terhadap pihak lain dengan pokok perkara identik.


Namun demikian, Oegroseno menegaskan bahwa penghentian perkara pencemaran nama baik melalui mekanisme restorative justice tidak serta-merta menghapus substansi polemik dugaan ijazah yang sebelumnya dipersoalkan.

Dalam kesempatan yang sama, Roy Suryo Cs juga kembali memaparkan temuan mereka mengenai lima spesimen ijazah yang diklaim berbeda satu sama lain. Mereka menyebut telah melihat dua versi terbaru dalam gelar perkara 15 Desember 2025, namun tidak diperkenankan mendokumentasikan dokumen tersebut.

Selain itu, tim juga menyoroti skripsi Jokowi saat menempuh studi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Roy Suryo mempertanyakan perbedaan tampilan fisik skripsi tahun 1985 dibandingkan dengan skripsi alumni lain pada periode yang sama, termasuk soal jenis kertas dan penulisan gelar mantan Dekan Fakultas Kehutanan, Achmad Soemitro.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Presiden maupun UGM terkait pernyataan terbaru Roy Suryo Cs tersebut.(FF)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 21 Juli 2026
Denpasar-Mediaindonesianews.com: Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri tentang Pengembangan Wilayah Bali yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar,
img
Selasa, 21 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menginstruksikan seluruh jajaran untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran
img
Selasa, 21 Juli 2026
Bogor - Komandan PMPP TNI Mayor Jenderal TNI Iwan Bambang Setiawan, S.I.P., secara resmi membuka Latihan Bersama Multinational Peacekeeping Exercise (MPE26) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di Pusat Misi
img
Senin, 20 Juli 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Sidang Kabinet Paripurna tahun 2026
img
Senin, 20 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta bersama Institut Marhaenisme 27 melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Organisasi
img
Sabtu, 18 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 78 pejabat struktural di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

MEDIA INDONESIA NEWS