bendera

Senin, 05 Oktober 2026    14:03 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Dituding Menyerah, Roy Suryo Cs Tegaskan Permintaan SP3 Bukan Akhir Perjuangan


Fathan,    17 Februari 2026,    13:26 WIB

Dituding Menyerah, Roy Suryo Cs Tegaskan Permintaan SP3 Bukan Akhir Perjuangan
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Tim yang dipimpin oleh Roy Suryo membantah anggapan bahwa permintaan penghentian penyidikan (SP3) dalam kasus dugaan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo merupakan bentuk menyerah. Dalam konferensi pers di Resto Larazetta, Tebet, Jakarta Selatan, mereka menegaskan langkah tersebut justru bagian dari strategi hukum.


Kuasa hukum tim, Refly Harun, menyatakan permohonan penghentian penyidikan diajukan karena pihaknya menilai terdapat cacat prosedur sejak awal proses hukum berjalan.

“Permintaan penghentian penyidikan bukan bentuk menyerah, melainkan karena proses hukum dinilai cacat sejak awal,” ujar Refly di hadapan awak media, Senin (16/2)

Pendapat serupa disampaikan mantan Wakapolri Oegroseno. Ia menilai penerapan restorative justice (RJ) yang disertai penerbitan SP3 terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis seharusnya berdampak pada terlapor lain dalam perkara yang sama. Menurutnya, jika suatu perkara telah dihentikan melalui SP3, maka secara prinsip hukum tidak dapat dilanjutkan terhadap pihak lain dengan pokok perkara identik.


Namun demikian, Oegroseno menegaskan bahwa penghentian perkara pencemaran nama baik melalui mekanisme restorative justice tidak serta-merta menghapus substansi polemik dugaan ijazah yang sebelumnya dipersoalkan.

Dalam kesempatan yang sama, Roy Suryo Cs juga kembali memaparkan temuan mereka mengenai lima spesimen ijazah yang diklaim berbeda satu sama lain. Mereka menyebut telah melihat dua versi terbaru dalam gelar perkara 15 Desember 2025, namun tidak diperkenankan mendokumentasikan dokumen tersebut.

Selain itu, tim juga menyoroti skripsi Jokowi saat menempuh studi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Roy Suryo mempertanyakan perbedaan tampilan fisik skripsi tahun 1985 dibandingkan dengan skripsi alumni lain pada periode yang sama, termasuk soal jenis kertas dan penulisan gelar mantan Dekan Fakultas Kehutanan, Achmad Soemitro.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Presiden maupun UGM terkait pernyataan terbaru Roy Suryo Cs tersebut.(FF)


banner
NASIONAL
img
Senin, 05 Oktober 2026
Jakarta – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M. bersama Rektor Universitas Indonesia Prof. DR, Ir. Heri Hermansyah, ST.M.ENG.,IPU menghadiri pembukaan Pertandingan Tinju Amatir Rakyard Rumble...
img
Minggu, 04 Oktober 2026
Jakarta - Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H., M.M., membuka Kejuaraan Tinju Amatir Rakyard Rumble Piala Panglima TNI Tahun 2026 dalam rangka HUT ke-81 TNI di Bengkel Space SCBD,...
img
Minggu, 04 Oktober 2026
Jakarta - Kejuaraan tinju amatir Rakyard Rumble Piala Panglima TNI 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu kemampuan di atas ring, tetapi juga membawa pesan penting tentang keseimbangan antara prestasi olahraga...
img
Minggu, 04 Oktober 2026
Kalimantan Utara - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie meninjau Yonif TP 921/Alang Impang, Kabupaten Malinau, dan Yonif TP 922/Upun Taka, Kabupaten Tana...
img
Sabtu, 03 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meninjau gladi bersih Upacara Peringatan HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Sabtu (3/10/2026). Peninjauan dilakukan...
img
Sabtu, 03 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara pisah sambut Kapolri dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kepada Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Mabes Polri, Jakarta Selatan,...

MEDIA INDONESIA NEWS