bendera

Selasa, 21 Juli 2026    23:34 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Ini Penjelasannya


Tim Red,    20 April 2026,    18:16 WIB

Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Ini Penjelasannya
Istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Proses balik nama sertipikat tanah dari orang tua ke anak masih kerap membingungkan masyarakat. Selain melibatkan aspek hukum dan administrasi, proses ini juga berkaitan dengan kewajiban pajak yang harus dipenuhi agar peralihan hak sah secara hukum.


Bingung Soal Proses dan Biaya Balik Nama Sertipikat Orang Tua ke Anak? Ini Penjelasannya

Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional, Shamy Ardian, menjelaskan bahwa balik nama merupakan proses pengalihan hak atas tanah dari pemilik lama kepada pemilik baru, termasuk dalam lingkup keluarga.

“Balik nama tidak terjadi otomatis meskipun hubungan orang tua dan anak sudah jelas. Tetap harus melalui proses hukum yang berlaku,” ujarnya di Jakarta, Senin (20/04).

Ia menegaskan, banyak masyarakat baru mengurus balik nama ketika tanah akan dijual atau dijaminkan, sehingga prosesnya terasa lebih berat karena tidak dipersiapkan sejak awal.


Menurut Shamy, langkah paling mendasar adalah memahami perbedaan antara hibah dan waris. Hibah dilakukan saat orang tua masih hidup, sedangkan waris berlaku setelah orang tua meninggal dunia. Perbedaan ini menentukan jenis akta, dokumen, hingga skema pajak yang dikenakan.

Dalam praktiknya, proses balik nama mencakup empat tahapan utama, yaitu penentuan dasar hukum peralihan hak, pembuatan akta oleh PPAT atau notaris, pembayaran pajak dan bea, serta pencatatan di Kantor Pertanahan.

Adapun biaya yang timbul meliputi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), biaya akta hibah atau waris, serta biaya layanan di Kantor Pertanahan atau PNBP. Besaran biaya tersebut bervariasi tergantung nilai tanah di masing-masing daerah.

Untuk menghitung estimasi biaya, masyarakat dapat memanfaatkan aplikasi Sentuh Tanahku yang menyediakan simulasi berdasarkan nilai tanah dan luas bidang.

Dalam pengurusan waris, pemohon wajib melampirkan dokumen seperti identitas ahli waris, sertipikat tanah asli, akta kematian, surat keterangan waris, hingga bukti pembayaran pajak. Sementara pada hibah, diperlukan akta hibah dari PPAT, identitas pemberi dan penerima, serta dokumen pajak dan administrasi lainnya.

Shamy mengingatkan, penundaan pengurusan dapat menyebabkan biaya semakin besar, terutama karena kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP), potensi denda, serta pembaruan dokumen lama.

“Semakin ditunda, biasanya biaya akan meningkat dan terasa lebih mahal,” tegasnya.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk segera mengurus balik nama sertipikat guna memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah serta menghindari risiko sengketa di kemudian hari.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 21 Juli 2026
Denpasar-Mediaindonesianews.com: Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri tentang Pengembangan Wilayah Bali yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar,
img
Selasa, 21 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menginstruksikan seluruh jajaran untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran
img
Selasa, 21 Juli 2026
Bogor - Komandan PMPP TNI Mayor Jenderal TNI Iwan Bambang Setiawan, S.I.P., secara resmi membuka Latihan Bersama Multinational Peacekeeping Exercise (MPE26) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di Pusat Misi
img
Senin, 20 Juli 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Sidang Kabinet Paripurna tahun 2026
img
Senin, 20 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta bersama Institut Marhaenisme 27 melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Organisasi
img
Sabtu, 18 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 78 pejabat struktural di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

MEDIA INDONESIA NEWS