bendera

Selasa, 21 Juli 2026    19:15 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Koalisi PWYP Soroti Pembahasan RUU Migas, Minta DPR Tidak Kejar Tayang


Tim Red,    22 April 2026,    21:41 WIB

Koalisi PWYP Soroti Pembahasan RUU Migas, Minta DPR Tidak Kejar Tayang
istimewa

Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay Indonesia menyoroti percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia. Koalisi meminta agar proses legislasi tidak dilakukan secara tergesa-gesa dan tetap mengedepankan transparansi serta akuntabilitas.


Isu tersebut mengemuka setelah rapat Badan Legislasi DPR bersama Komisi XII yang membahas rencana pembentukan panitia kerja (Panja) untuk penggantian undang-undang migas yang lama.

Koalisi menilai, di tengah ketidakpastian geopolitik global dan tantangan perubahan iklim, RUU Migas perlu dirancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional, bukan sekadar regulasi administratif.

Dari sisi prosedur, Indonesian Parliamentary Center mengkritik status RUU yang disebut tidak masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), namun diajukan melalui mekanisme kumulatif terbuka.


Peneliti IPC, Arif Adiputro, menyatakan setiap rancangan undang-undang seharusnya melalui tahapan perencanaan yang jelas. Ia menilai percepatan pembahasan tanpa urgensi yang transparan berpotensi menjadi preseden dalam proses legislasi.

Sementara itu, Koordinator Nasional PWYP Indonesia, Aryanto Nugroho, menekankan pentingnya visi kedaulatan energi dalam RUU Migas. Ia menyoroti kondisi Indonesia yang telah menjadi net importir minyak sejak 2008, dengan konsumsi sekitar 1,5 juta barel per hari.

Menurutnya, RUU Migas harus mampu menjawab ketergantungan impor energi, sekaligus selaras dengan agenda transisi energi.

“RUU Migas tidak boleh hanya berfokus pada peningkatan investasi sektor hulu, tetapi juga harus menjawab upaya pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil,” ujarnya.

Koalisi juga mendorong sinkronisasi RUU Migas dengan kebijakan perubahan iklim dan pengembangan energi baru terbarukan. Hal ini dinilai penting agar regulasi tidak bertentangan dengan komitmen pengurangan emisi nasional.

Dari sisi lingkungan, Indonesian Center for Environmental Law menilai draf RUU Migas masih mengedepankan pendekatan ekstraktif yang berpotensi memperpanjang ketergantungan pada energi fosil.

Peneliti ICEL, Sylvi, menyebut sektor gas juga memiliki risiko emisi metana yang perlu menjadi perhatian dalam perumusan kebijakan energi.

Selain itu, aspek tata kelola turut menjadi sorotan. Koalisi menilai RUU Migas perlu memperkuat transparansi, termasuk dalam proses pemberian kontrak kerja sama dan keterbukaan informasi publik, guna meminimalkan potensi korupsi.

PWYP Indonesia juga mengingatkan agar pembentukan kelembagaan baru dalam sektor migas tidak menimbulkan tumpang tindih kewenangan maupun risiko penyalahgunaan.

Terkait pengelolaan Dana Migas, koalisi mendorong agar dana tersebut tidak hanya difokuskan pada eksplorasi energi fosil, tetapi juga dialokasikan untuk pengembangan energi terbarukan sebagai bagian dari transisi energi.

Koalisi berharap pembahasan RUU Migas dilakukan secara terbuka dan partisipatif, serta mampu menjawab tantangan ketahanan energi dan perubahan iklim secara berkelanjutan.***


banner
NASIONAL
img
Selasa, 21 Juli 2026
Denpasar-Mediaindonesianews.com: Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Menteri tentang Pengembangan Wilayah Bali yang berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Denpasar,
img
Selasa, 21 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, menginstruksikan seluruh jajaran untuk menyusun Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian/Lembaga (RKA-KL) Tahun Anggaran
img
Selasa, 21 Juli 2026
Bogor - Komandan PMPP TNI Mayor Jenderal TNI Iwan Bambang Setiawan, S.I.P., secara resmi membuka Latihan Bersama Multinational Peacekeeping Exercise (MPE26) Garuda Canti Dharma III Tahun 2026 di Pusat Misi
img
Senin, 20 Juli 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Sidang Kabinet Paripurna (SKP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). Sidang Kabinet Paripurna tahun 2026
img
Senin, 20 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta bersama Institut Marhaenisme 27 melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan proyek Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Organisasi
img
Sabtu, 18 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN) Ossy Dermawan melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan 78 pejabat struktural di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

MEDIA INDONESIA NEWS