bendera

Kamis, 03 September 2026    02:30 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Putra Papua Terima Penghargaan Kick Andy Hero 2020 di Bidang Wisata Alam


dee maz,    24 Maret 2020,    23:25 WIB

Putra Papua Terima Penghargaan Kick Andy Hero 2020 di Bidang Wisata Alam

Jakarta - MINews : Berkat kerja kerasnya mengenalkan wisata Papua kepada dunia, putra Papua bernama Maximus Tipagau, berhasil meraih Penghargaan Kick Andy Hero 2020, (22/3). 


Dengan modal gaji selama bekerja di Freeport sebelumnya, dia mendirikan usaha jasa wisata. Tidak main-main, bisnis wisatanya yaitu membawa pendaki-pendaki premium, khususnya dari luar negeri ke puncak Cartenz, yang berada di dalam kawasan Taman Nasional Lorentz.

 

"Ini sebagai wujud kecintaan saya kepada bumi Cendrawasih, saya membuat bisnis untuk mengenalkan Papua kepada dunia," ujar Maximus, putra asli Papua dari suku Moni ini.


 

Selain itu, Maximus juga aktif mempromosikan Cartenz pada World Travel Market (WTM) Program di London pada 3-6 November 2014, dan di Internationale Tourismus-Börse (ITB) Berlin, sebuah ajang promosi wisata terbesar di dunia, sejak 2010. Dia juga mendirikan perusahaan konstruksi Baenggela, dengan karyawan 600 orang, dan menjadi salah satu pelaksana pembangunan Trans Papua. Kemudian, Maximus juga mendirikan perusahan Papua Global Investment.

 

Tak hanya meraih penghargaan Kick Andy Hero 2020, Maximus Tipagau yang sering dipanggil Masmus oleh rekan-rekannya juga pernah mendapat penghargaan lain seperti Penghargaan dari Kapolri 2017 untuk Pemecah Rekor Bersama Pendaki Cartenz Wanita Terbanyak Pertama di Dunia, The Top Ten The 2018 Most Influential People in Indonesia 2018. Kisah hidup sosok yang dilahirkan di Kampung Bulapa, Desa Yoparu, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan, Propinsi Papua pada tanggal 7 Mei 1983 ini, ia tuliskan di buku bertajuk “Maximus dan Gladiator Papua” yang terbit pada tahun 2016.

 

Sementara itu, Direktur Pemanfaatan Jasa Lingkungan Hutan Konservasi (PJLHK) Kementerian LHK, Nandang Prihadi mengatakan, izin wisata alam yang dijalankan Maximus, diperoleh dari Balai Taman Nasional Lorentz, yaitu Izin Usaha Penyediaan Jasa Wisata Alam (IUPJWA) Nomor : 43/T.27/TU/Um/12/2019 tertanggal 11 Desember 2019 tentang Pemberian IUPJWA kepada Papuan Mountaineering Association berupa Perjalanan Wisata Alam, Persewaan Peralatan Wisata Alam dan Cinderamata di Kawasan Taman Nasional Lorentz pada Zona Pemanfaatan di Jalur Pendakian Puncak Carstenz di Kabupaten Mimika, Kabupaten Intan Jaya dan Kabupaten Puncak di Provinsi Papua. 

 

"Selain itu, saat ini Maximus juga sedang mengajukan Izin Usaha Penyediaan Sarana Wisata Alam (IUPSWA) untuk lebih memajukan wisata alam di Taman Nasional Lorentz," tuturnya.

 

Berbicara tentang perjuangan hidup seorang Maximus tidaklah mudah. Maximus, sulung dari 3 bersaudara, sudah harus menjadi yatim piatu sejak umur 7 tahun. 

 

"Dengan usia sekolah saya waktu itu, saya tidak mungkin tinggal diam, untuk saya belajar tidak mungkin lagi, tidak ada sekolah disana, satu-satunya adalah saya harus kenal dengan orang bule di Freeport dan menjadi tukang kebun, itu ada dua tujuan agar saya bisa bertahan hidup agar tidak mati dan kedua, saya bisa belajar dan berbahasa asing," ujar Maximus dalam wawancaranya dengan Kick Andy.

 

Setelah 14 tahun bekerja di Freeport, ia memutuskan keluar meninggalkan Freeport karena ingin membantu masyarakat Papua agar maju. Cita-citanya waktu itu adalah mendirikan sekolah dan ”Dokter Terbang”. Sempat menjadi staf khusus Presiden 2014-2016, Maximus memilih kembali ke Papua agar fokus untuk melakukan kegiatan sosial bersama Yayasan Somatoa yang ia dirikan pada tahun 2012. Bekerjasama dengan Doctor Share, Yayasan Somatoa menjalankan program Dokter Terbang yaitu menerbangkan dokter-dokter ke daerah-daerah yang tidak punya akses kesehatan. Dalam program ini Maximus menyediakan pesawat dan logistik. Selain itu, yayasan ini memberdayakan masyarakat dengan memproduksi garam di atas gunung, mendirikan sekolah di desa tertinggi di Papua serta membantu sarana belajar untuk anak-anak dan remaja di Papua. 

 

Tekadnya yang kuat untuk mengubah perjalanan hidupnya sekaligus sebagai aktivis lingkungan dan pejuang/peduli konservasi di tanah papua. Tak hanya dirinya yang merasakan hasil jerih payahnya, namun masyarakat Papua pun mendapatkan manfaat darinya. 


banner
NASIONAL
img
Kamis, 03 September 2026
Nusa Tenggara Timur, mediaindonesianews.com - Memasuki hari kesembilan belas penanganan gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), TNI melanjutkan dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak, Rabu (2/9/2026). Upaya tersebut
img
Rabu, 02 September 2026
OKU Timur, mediaindonesianews.com - Wadan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto mewakili Dankodiklat TNI meninjau kegiatan _Engineer Civic Action Program_ (ENCAP) Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Lampung - Prajurit Latgabma Super Garuda Shield (SGS) 2026 Marfor melaksanakan latihan menembak sniper dan jungle survival di Teluk Pandan, Pesawaran, Lampung, Rabu (2/9/2026). Latihan ini diikuti prajurit dari Indonesia,
img
Rabu, 02 September 2026
Bandung, mediaindonesianews.com - Personel TNI dan militer negara mitra melaksanakan _Humanitarian Assistance and Disaster Relief_ (HADR) _Tabletop Exercise_(TTX) dalam rangka Latihan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di
img
Rabu, 02 September 2026
Sumsel - Evakuasi Medis Udara (Air Medevac) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 yang berlangsung di Puslatpur TNI AD, Martapura, Sumatera
img
Rabu, 02 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Pembahasan revisi Undang-Undang Pemilu kembali menjadi sorotan setelah hingga Agustus 2026 belum menunjukkan perkembangan signifikan. Kondisi tersebut dinilai berisiko terhadap kualitas penyelenggaraan pemilu mendatang sekaligus memperpanjang persoalan

MEDIA INDONESIA NEWS